SuaraJabar.id - Sekretaris DPC Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi, Tutang Setiawan, menegaskan kepala desa di seluruh Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, siap menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD). Bantuan ini akan diberikan untuk masyarakat terdampak Pandemi Covid-19 atau Virus Corona.
Hal itu disampaikan Tutang dalam mediasi bersama pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Sukabumi, di Kantor Dinas Sosial (Dinsos), Selasa (28/4/2020).
Dalam mediasi itu, APDESI meminta agar BLT Dana Desa tersebut dapat diberikan secara tunai dan didukung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara.
"Bantuan dari dana desa BLT tahap pertama siap digulirkan, sasaran sudah dilakukan dan sudah ditetapkan. Kades tinggal penyaluran, kami mohon penyaluran bisa tunai, mengingat ada dua yang diperbolehkan oleh Kementrian Desa, bisa non tunai bisa juga tunai, kami memminta bisa tunai dan diperkuat juga dengan Perbup," ujar Tatang seperti diberitakan Sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com.
Ia kemudian menjamin para kepala desa tidak akan menyelewengkan anggaran dana desa sebesar Rp 600 ribu per kepala keluarga serupiah pun. Bahkan menantang dengan membuatkan fakta intergritas, jika menyelewengkan dapat dituntut secara hukum hingga diberhentikan sebagai kepala desa.
"Kami menjamin tidak akan menyelewengan serupiah pun anggaran desa. Jadi silahkan dengan fakta integritas, siap dituntut, mengundurkan diri, dan diberhentikan apabila terbukti kepala desa menyelewengkan sepeser saja BLT. Silahkan LSM, Media dan DPRD juga mengawasi kami," tandasnya.
Berita Terkait
-
Di Desa Toket, 106 Warga yang Bekerja Jadi Petani dan Pemulung Dapat BLT-DD
-
Mendes Wanti-wanti Kepala Desa yang Persulit Pencairan BLT
-
Pemprov Sumbar Bingung Mau Salurkan BLT, Wagub: Data Dari Daerah Belum Ada
-
Pemerintah Klaim Sudah Cairkan BLT ke 8.157 Desa
-
Viral Video Bupati Boltim Murka soal BLT, Ejek Menteri yang Ngeyel
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI