SuaraJabar.id - Aksi prank yang dimotori Ferdian Paleka bersama dua rekannya, terungkap hanya untuk menambah subcriber. Demi konten, Ferdian Paleka mengerjai waria di jalanan dengan memberikan bantuan berisi sampah.
Hal tersebut terungkap, saat polisi melakukan pemeriksaan terhadap salah satu terperiksa berinisial TF.
"Mereka motivasinya hanya untuk nambah konten nambah subcriber," kata Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Galih Indragiri, saat dihubungi via sambungan teleponnya, Selasa (5/5/2020).
Galih menyebut, dalam pembuatan video prank tersebut, terdapat tiga orang. Mereka TF, Ferdian Paleka dan A. Sementara itu ide untuk membuat konten tersebut bukan berdasarkan kemauan Ferdian Paleka melainkan, kemauan A.
"Kemudian diaminkan dan dibuat lalu di upload video tersebut," katanya.
Saat ini, polisi masih memburu keberadaan Ferdian Paleka dan A. Polisi semoat mengunjungi rumah keduanya, namun tidak didapati keberadaan mereka.
Meski dalam perburuan polisi, Ferdian Paleka sempat mengunggah cerita dalam story instagramnya. Dalam instastorynya, Ferdian Paleka menyampaikan permintaan maaf lantaran telah menyinggung seluruh orang akibat dari video yang dibuatnya.
"Gw minta maaf buat semua orang yang tersinggung atas video saya," kata Ferdian.
Kemudian Ferdian mengungkapkan kalau ia tidak tahu harus berbuat apa. Namun di sisi lain, Ferdian malah mencari keuntungan yakni mencari pengikut akun Instagramnya.
Baca Juga: Ibunda Ferdian Paleka Minta Maaf, Korban Prank Dapat Bantuan
Ferdian mensyaratkan kalau akun Instagramnya sudah diikuti 30 ribu pengguna, maka ia mau menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
"Tembus 30k followers, gue bakal nyerahin diri ke kepolisian," ujarnya.
"Gue bukan pansos atau apapun itu, gue benar-benar lagi down sekarang dan enggak tahu harus berbuat apa," tambahnya.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa