- Tramadol adalah obat pereda nyeri golongan opioid yang penggunaannya wajib menggunakan resep dokter.
- Penyalahgunaan Tramadol dapat menyebabkan kantuk, mual, ketergantungan, gangguan fungsi otak, hingga kejang.
- Masyarakat dilarang mengonsumsi Tramadol secara ilegal guna mencegah risiko overdosis yang mengancam jiwa.
SuaraJabar.id - Tramadol merupakan obat pereda nyeri yang termasuk golongan opioid dan hanya boleh digunakan berdasarkan resep serta pengawasan dokter.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, penyalahgunaan Tramadol kerap menjadi perhatian aparat penegak hukum karena diduga berkaitan dengan berbagai tindak kriminal dan gangguan ketertiban masyarakat.
Bahkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sampai menggelar sayembara agar masyarakat ikut memberantas penjualan tramadol ilegal.
Penggunaan Tramadol yang tidak sesuai aturan dapat menimbulkan berbagai efek samping, bahkan berisiko membahayakan kesehatan.
Melansir dari berbagai sumber, berikut sejumlah efek Tramadol yang perlu diketahui.
1. Menyebabkan Kantuk dan Penurunan Konsentrasi
Efek samping yang paling umum adalah rasa kantuk, pusing, dan menurunnya kemampuan berkonsentrasi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat mengemudi atau mengoperasikan mesin.
2. Memicu Mual dan Muntah
Sebagian pengguna mengalami gangguan saluran pencernaan seperti mual, muntah, sembelit, hingga mulut kering. Keluhan ini biasanya muncul pada awal penggunaan obat.
Baca Juga: Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
3. Menimbulkan Ketergantungan
Karena termasuk golongan opioid, Tramadol memiliki potensi menyebabkan ketergantungan apabila digunakan dalam jangka panjang atau tanpa pengawasan dokter. Pengguna dapat merasa sulit menghentikan konsumsi obat meski tidak lagi membutuhkan terapi nyeri.
4. Mengganggu Fungsi Otak
Penyalahgunaan Tramadol dalam dosis tinggi dapat memengaruhi fungsi otak. Pengguna dapat mengalami kebingungan, penurunan kesadaran, halusinasi, hingga perubahan perilaku.
5. Meningkatkan Risiko Kejang
Salah satu efek serius Tramadol adalah meningkatnya risiko kejang, terutama jika dikonsumsi dalam dosis berlebihan atau dikombinasikan dengan obat-obatan tertentu yang memengaruhi sistem saraf pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bantah Isu Pemalsuan Segel, Kuasa Hukum Tergugat Sebut Sertifikat Lahan Kencana Sah Lewat PTSL
-
Disorot Dedi Mulyadi, Ini 7 Efek Mengerikan Tramadol yang Bisa Mengancam Nyawa
-
Persib Bandung Pastikan Tak Ada Konvoi Jika Juara Piala Presiden 2026, Fokus Tatap Musim Baru
-
Driver Ojol Tasikmalaya Geram, Pemesan Misterius Diduga Sengaja Lakukan Order Fiktif Berulang
-
Link Live Streaming Persib Bandung vs Persebaya: Memburu Gelar Juara Pra-Musim!