- Wakil Kepala SMAN 1 Tasikmalaya Sutrisno membenarkan guru BK berinisial WY diperiksa KPK.
- KPK menggeledah rumah WY di Tasikmalaya pada Selasa 8 September 2026 terkait korupsi Unsoed.
- Penyidik KPK menyita sejumlah dokumen dalam koper dari rumah WY saat penggeledahan tersebut.
SuaraJabar.id - Pihak SMAN 1 Kota Tasikmalaya membenarkan bahwa salah satu tenaga pengajarnya berinisial WY menjalani pemeriksaan dalam rangkaian penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Wakil Kepala SMAN 1 Kota Tasikmalaya, Sutrisno, mengatakan WY merupakan guru Bimbingan Konseling (BK) sekaligus mendapat tugas di bidang kehumasan sekolah.
“Iya betul, terkait isu yang beredar sudah ada rilis resmi beserta nama yang bersangkutan. Kami memang tidak memiliki kewenangan untuk memberikan penjelasan detail. Namun membenarkan bahwa beliau adalah guru BK di SMAN 1 Kota Tasikmalaya,” kata Sutrisno melansir Harapanrakyat--jaringan Suara.com, Jumat (18/9/2026).
Nama WY mencuat setelah penyidik KPK menggeledah kediamannya di Kota Tasikmalaya pada Selasa (8/9/2026).
Penggeledahan tersebut disebut merupakan bagian dari pengembangan perkara dugaan korupsi yang berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Jawa Tengah.
Dalam penggeledahan itu, penyidik membawa sejumlah dokumen yang dimasukkan ke dalam koper.
Sutrisno mengatakan pihak sekolah mengetahui penggeledahan tersebut dari pemberitaan media.
Sebelum informasi itu muncul ke publik, pihak sekolah mengaku tidak menerima laporan langsung dari WY.
WY tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan telah mengabdi di SMAN 1 Kota Tasikmalaya sejak 2009. Ia menempuh pendidikan S1 di Universitas Negeri Yogyakarta dan melanjutkan S2 di Universitas Pendidikan Indonesia.
Baca Juga: Sikapi Penyidikan KPK secara Bijak, Ketua KONI Kabupaten Bogor: Jaga Asas Praduga Tak Bersalah
Pihak sekolah menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di KPK. Sekolah juga berharap WY bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan.
“Mudah-mudahan beliau tetap kooperatif menjalankan prosedur sesuai yang diminta KPK. Dan semoga permasalahan ini dapat segera terselesaikan dengan baik,” pungkas Sutrisno.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi
-
Bidpropam Polda Jabar Turun Tangan Usut Dugaan Pelanggaran di Polres Sukabumi
-
Persib Ukir Sejarah di Australia
-
Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia
-
Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman