Andi Ahmad S
Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB
Siti Dalfa Elina (20 tahun), penari asal Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, dalam agenda Opening Ceremonial Asian Games 2026 di Oasis 21, Sakae, Nagoya, Jepang, Sabtu (19/9/2026). | Foto: Istimewa
Baca 10 detik
  • Mahasiswa asal Surade Sukabumi bernama Siti Dalfa Elina tampil memukau pada pembukaan Asian Games 2026 di Jepang.
  • Siti membawakan Tari Jaipong Nyi Bentang Ronggeng di Oasis 21, Nagoya, pada hari Sabtu tanggal 19 September 2026.
  • Penampilan tersebut berhasil memperkenalkan kekayaan seni budaya tradisional Sunda asal Kabupaten Sukabumi ke kancah internasional.

SuaraJabar.id - Nama Kabupaten Sukabumi bergema di panggung internasional. Kesenian tradisional Sunda sukses mencuri perhatian dalam Opening Ceremonial Asian Games 2026 ke-20 yang berlangsung meriah di Oasis 21, Sakae, Nagoya, Aichi, Jepang, Sabtu (19/9/2026).

Adalah Siti Dalfa Elina (20), mahasiswi berprestasi asal Kampung Sumur Tilu, Desa Wanasari, Kecamatan Surade, yang tampil memukau membawakan Tari Jaipong Nyi Bentang Ronggeng.

Gadis muda anggota Sanggar Tari Jampang Warrior Dance (JWD) Entertainment ini diketahui tengah menempuh pendidikan di Negeri Sakura melalui jalur beasiswa. Kesempatan emas pun datang ketika ia diundang secara khusus untuk memperkenalkan budaya Nusantara di ajang olahraga terbesar se-Asia tersebut.

"Saya kebetulan sekolah beasiswa di sini, di Jepang. Sekalian ada acara itu, saya diundang," ujar Siti dengan penuh rasa bangga dilansir dari sukabumiupdate.com -jaringan Suara.com, Minggu (20/9/2026).

Siti mengaku mendapat undangan untuk tampil dalam rangkaian pembukaan Asian Games 2026. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga baginya untuk memperkenalkan seni tari tradisional Indonesia, khususnya budaya Sunda dari Sukabumi, kepada publik internasional.

Dalam penampilannya, Siti membawakan Tari Jaipong Nyi Bentang Ronggeng sekaligus membawa identitas daerah asalnya.

“Saya membawa nama Surade, Kabupaten Sukabumi, dari Sanggar Tari Jampang Warrior Dance Surade,” ujarnya.

Siti baru sekitar enam bulan menjalani pendidikan di Jepang. Ia tercatat sebagai mahasiswa semester pertama di Nihonggo Gakko, sekolah bahasa Jepang yang berada di bawah Sawarabi Academy.

Selama berada di Jepang, Siti tinggal di wilayah Toyokawa-shi, Aichi-ken. Ia menyebut program pendidikan yang dijalaninya merupakan beasiswa khusus yang diperolehnya melalui sekolah.

Baca Juga: Tiga Pelajar Didampingi Usai Dugaan Kekerasan Seksual Pejabat Dishub Sukabumi

Kesempatan tampil dalam rangkaian Opening Ceremonial Asian Games 2026 menjadi pengalaman tersendiri bagi Siti. Di tengah kesibukannya menempuh pendidikan, ia tetap dapat berkarya melalui seni tari yang telah ditekuninya.

Penampilan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di kancah internasional, khususnya seni tradisional Sunda yang dibawa dari Kabupaten Sukabumi.

Opening Ceremonial Asian Games 2026 ke-20 berlangsung mulai pukul 15.00 waktu Jepang di Oasis 21, Sakae, Nagoya, Aichi-ken, Jepang, Sabtu (19/9/2026).

Load More