SuaraJabar.id - Seorang warga terduga positif Covid-19 Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, mengamuk saat hendak dibawa tim medis gugus tugas untuk diisolasi.
Bahkan, keluarga pasien berteriak-teriak histeris menilai petugas sudah bertindak seenaknya.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Uus Supangat menuturkan, terduga pasien itu pernah melakukan isolasi di Rumah Sakit Umum Dokter Soekardjo.
Bahkan, pasien sempat dilakukan rapid tes dengan hasil negatif.
Sebelum pulang, pasien sempat melakukan swab tes dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19.
Tim gugus tugas pun langsung melakukan penjemputan.
"Terpaksa dilakukan penjemputan karena hasil swab-nya positif. Kita melangkah sesuai dengan SOP yang ada," kata Uus dikutip dari Ayo Bandung—jaringan Suara.com—Sabtu (16/5/2020).
Kericuhan pecah setelah pasien Covid-19 itu memeluk warga.
Uus menuturkan, berkat kesigapan dari petugas kesehatan termasuk anggota TNI dan Polri yang hadir dalam penjemputan, pasien tersebut bersedia dibawa untuk diobati.
Baca Juga: Geram! Massa Nyaris Bakar Rumah Pelaku Pencabulan Anak Tiri
"Sempat terjadi keciruhan, tapi berkat adanya anggota TNI dan Polisi dibujuk secara baik baik, pasien akhirnya bersedia dibawa ke rumah sakit untuk diobati," jelasnya.
Saat ini, kata Uus, pihaknya sedang melakukan tracking siapa saja yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 ini untuk dilakukan rapid test.
Tag
Berita Terkait
-
Perempuan Ini Baru Dinyatakan Positif Covid-19 Setelah Meninggal
-
Anies: Palsukan SIKM Jakarta Bisa Dipenjara hingga Denda Rp 12 Miliar
-
Selamat! 7 Kelurahan di Kota Bekasi Dinyatakan Bebas Covid-19
-
Tambah Stok, Dinkes Gunungkidul Buat Pengadaan 2.500 Alat Rapid Test
-
Sembuh dari Corona Covid-19, Bolehkah Langsung Berhubungan Seks?
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun