SuaraJabar.id - Perawat yang viral setelah menggunakan bikini di Rusia tak jadi kehilangan pekerjaan. Justru, ia mengembangkan sayap dan berkarir sebagai model!
Nadezhda Zhukova sempat viral karena menggunakan bikini dibalik alat pelindung diri yang dikenakannya. Setelah viral, Nadezhda sempat dikenakan sanksi dan menghadapi pemecetan.
Namun siapa sangka, ini kini meniti karir sebagai model, dan menjadi model iklan baju olahraga Rusia, Zasport, yang banyak dikenakan oleh atlet Olympic. Iklan tersebut terkait dengan kampanye untuk Hari Tenaga Kesehatan Rusia yang dirayakan tiap tahunnya pada tanggal 21 Juni.
Dalam sebuah wawancara, Zhukova mengklaim walau kini telah memulai karir di dunia modeling. Meski begitu, ia masih terus berharap untuk bisa terus bekerja dalam dunia kesehatan.
"Sejak aku kecil, aku selalu ingin menjadi seorang dokter. Aku merawat boneka-bonekaku, senang bermain dokter dan suster," kata perempuan yang berusia 23 tahun tersebut, dikutip dari New York Post.
Ia menjadi perawat sejak tahun 2018 setelah lulus dari sekolah perawat. Zhukova berencana untuk kembali bersekolah untuk mendapatkan gelar dokter.
Tiap hari ia bertugas untuk menyuntik pasien, membagikan obat, mengukur suhu dan tekanan darah dan bantuan-bantuan lainnya. Ia mengaku tak takut tertular virus corona dan tetap mengerjakan kewajibannya.
Menyoal kehebohannya beberapa waktu lalu, Zhukova juga mengaku bahwa ia masih tak nyaman membicarakannya. Baginya masih menjadi misteri bagaimana hal tersebut bisa tersebar dengan cepat.
"Saat foto itu diambil, aku tidak mengenakan bikini. Aku memakai atasan olahraga dan celana pendek," ujarnya.
Baca Juga: Duh, Bule Pose Seksi Pakai Bikini di Samping Ibu-ibu Sembahyang
Zhukova mengaku mengenakan pakaian tersebut akibat kepanasan memakai APD yang ketat.
Meskipun tak ada komplain dari para pasien, pihak rumah sakit mendisiplinkannya karena pengggunakan pakaian yang tidak pantas.
Ia akan melanjutkan kerjasamanya dengan Zasport, sembari melaksanakan rencananya untuk kembali bekerja di rumah sakit. Ia juga mengingatkan untuk selalu tetap melakukan protokol kesehatan untuk melandaikan kurva pandemi ini.
"Jangan santai-santai. Pakai masker, pakai antiseptik. Dan jika Anda menunjukkan gejala-gejala, jangan tunda, segera periksakan ke dokter," tutupnya.
Berita Terkait
-
Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi
-
Sebelum Ikut Tren, Ketahui 5 Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dikonsumsi
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
-
Akui Komentar Tak Berempati ke Pasien, Perawat RSA UGM Dihentikan Praktik dan Terancam Sanksi Berat
-
Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
-
TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar