SuaraJabar.id - John Kei dan kelompoknya ternyata dikenal baik di lingkungan. Hal tersebut dikemukakan langsung Ketua RT 003/012, Perumahan Tytyan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Doni Rivai (50).
Menurut Doni, John Kei dan kelompoknya tidak pernah bersinggungan dengan warga setempat. Malahan, mereka dikenal sopan dan ramah.
“Ramah, sopan juga John Kei. Anak buahnya juga tidak pernah ngusik warga,” kata Doni, Senin (22/6/2020) kepada SuaraJabar.id.
Selepas John Kei keluar dari lapas Nusakambangan beberapa bulan lalu, sambung dia, John Kei juga lebih banyak melakukan aktifitasnya di rumah bersama keluarga.
“Sering jalan-jalan di sini (lingkungan). Olahraga, pagi sama sore sama anak-anaknya. Waktu awal-awal Corona (Covid-19) dia juga di rumah, berjemur diri bareng saya di lantai dua rumah,” ungkapnya.
Istri John Kei juga disebut aktif bersosialisasi dengan warga setempat.
“Istrinya kalau ada tukang sayur juga itu ngobrol sama ibu-ibu. Baik orangnya, keluarganya baik, anak saya waktu kecil saja sering digendong-gendong. John Kei juga kalau berkendara kalau ada anak kecil di jalan dia turun disuruh minggir,” ujarnya.
Pantauan di depan rumah John Kei, personel kepolisian bersenjata lengkap masih melakukan penjagaan. Suara bercengkrama masih terdengar di rumah berlatai dua itu. Hanya saja, tidak nampak terlihat aktifitas warga di lokasi.
Akses jalan kediaman John Kei pun telah di portal. Namun, tidak ada garis polisi di lokasi penangkapan kelompok John Kei.
Baca Juga: Polisi Bersenjata Jaga Markas John Kei, Jalan Banyak Ditutup
Sebelumnya diberitakan, ratusan personel kepolisian menggerebek kediaman kelompok John Kei. Sedikitnya dari data terbaru, terdapat 25 orang yang diamankan termasuk John Kei.
Penangkapan kelompok John Kei terkait dengan kerusuhan di Tangerang dan Jakarta Barat. Selain meringkus puluhan orang, polisi juga mengamankan beberapa barang bukti berupa selonsong besi, empat sepeda motor, parang dan pipa runcing.
Kontributor : Mochamad Yacub Ardiansyah
Berita Terkait
-
Jejak Berdarah Maluku Tenggara: Mengurai Benang Kusut Kematian Nus Kei di Tengah Rivalitas Politik
-
Nus Kei Tewas Ditikam, Jejak Perseteruan Maut Paman vs Keponakan yang Berakhir Tragis
-
Nus Kei Siapanya John Kei? Ini Silsilah Keluarga dan Riwayat Konfliknya
-
Daftar Napi Kakap Dapat Diskon Hukuman HUT RI: Mario Dandy, John Kei dan Koruptor Terima Remisi
-
Kontroversi di Balik Jeruji: John Kei, Ronald Tannur, dan Shane Lukas Terima Remisi Kemerdekaan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan