SuaraJabar.id - Warga Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi dibuat heboh dengan kemunculan sebuah motor di kebun.
Peristiwa penemuan sepeda motor jenis Honda Beat warga hitam dengan nomor polisi F 2894 VQ itu terjadi pada, Rabu (24/6/2020) sore.
Kepala Deden Cidadap, Deden Anta Nurman mengatakan, sebelum ditemukan warga, pemilik meninggalkan sepeda motornya begitu.
Hal itu lantaran pengendara motor itu dikejar warga. Warga resah karena pemilik motor kerap memacu sepeda motornya cukup kencang di kawasan tersebut, dan suara knalpotnya bikin bising.
"Keterangan warga, sekitar pukul 15.30 WIB, motor tersebut melaju kencang melewati kampung Cihurang. Nah warga sekitar merasa resah dengan suara knalpot dan kecepatannya karena takut terjadi kecelakaan, menabrak anak-anak di pinggir jalan," ujarnya kepada Sukabumi Update—jaringan Suara.com—Kamis (25/6/2020).
"Warga langsung mengejar motor Honda Beat hitam itu. Eh, katanya malah berbelok ke kawasan perkebunan milik warga dan disimpan di situ kemudian ditinggalkan pemiliknya," sambung Deden.
Deden menambahkan, warga yang mengejar sempat merasa aneh, karena dari kejauhan sebelum motor ditinggal, pemiliknya sempat terlihat seperti sengaja merusak beat tersebut.
Bagian cover depan dan belakang motor seperti dipukul menggunakan benda tumpul.
"Nah anehnya kata warga sempat melihat motor seperti dirusak bagian cover depan dan bagian belakangnya. Saat warga mendekat orangnya malah kabur enggak tahu ke mana," ungkapnya.
Baca Juga: Miris! Pasutri di Tangerang Ini Curi Motor Sambil Bawa 2 Anaknya
"Selanjutnya warga mengamankan motor untuk disimpan di depan rumah saya supaya aman. Tidak lama langsung diamankan pihak kepolisian," jelasnya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Rizka Fadhila saat dikonfimasi mengaku masih menelusuri kebenaran dari kejadian kasus penemuan motor di Kecamatan Simpenan, Sukabumi tersebut.
"Dikonfirmasikan ke Polsek setempat dulu ya," singkat Rizka.
Berita Terkait
-
Selisih Harga Dikit: Pilih BeAT, Genio, atau BeAT Street buat Mengantar Anak ke Sekolah?
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Kembaran Honda Beat Pakai Rangka eSAF Tembus Eropa, Begini Penampakannya
-
Insentif Motor Listrik Hilang, Ini Rekomendasi Motor Bensin Irit untuk Pekerja
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
Terkini
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Sungai Meluap, Jembatan Penghubung di Cibeber Cianjur Ambruk dan 198 Jiwa Mengungsi
-
Longsor hingga Banjir Lintasan Terjang Bogor, 20 Rumah Warga Terendam
-
Jalur Wisata Berbasis Sungai di Gunung Gede Pangrango Ditutup Mulai 3 Mei, Ini Alasannya