- Operasi SAR hari kedelapan di Desa Pasirlangu berhasil mengevakuasi sepuluh kantong jenazah tambahan, totalnya menjadi 70.
- Total 53 kantong jenazah telah diidentifikasi oleh DVI Polri, dengan 52 di antaranya telah teridentifikasi secara resmi.
- Diperkirakan masih ada sekitar sepuluh jiwa korban yang belum ditemukan dalam area bencana tanah longsor tersebut.
SuaraJabar.id - Operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menunjukkan hasil signifikan pada hari kedelapan.
Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi sepuluh kantong jenazah tambahan, sehingga total korban yang telah ditemukan mencapai 70 kantong.
Dengan temuan ini, diperkirakan masih ada sekitar sepuluh orang yang dalam pencarian.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian menjelaskan bahwa sepuluh kantong jenazah tersebut berhasil dievakuasi dari sejumlah sektor pencarian sejak pukul 09.29 hingga 16.55 WIB.
“Hari ini korban yang berhasil dievakuasi sebanyak sepuluh body pack (kantong jenazah) sehingga total keseluruhan sebanyak 70 body pack. Sementara itu, perkiraan korban yang masih dicari sebanyak sepuluh jiwa,” katanya, Sabtu 31 Januari 2026.
Ade Dian merinci lokasi penemuan pada hari kedelapan. Temuan tersebar di beberapa titik pencarian, meliputi:
- Dua body pack di titik A1.
- Empat body pack di titik A2.
- Satu body pack di titik A3.
- Satu body pack di titik B1.
- Dua body pack di titik B2.
Sebanyak 53 kantong jenazah telah masuk dalam proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
“Sebanyak 52 korban jiwa telah teridentifikasi dari total 53 body pack yang masuk proses identifikasi, sementara sisanya masih dalam proses,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Ade Dian juga menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi SAR tetap mengedepankan aspek keselamatan personel mengingat kondisi cuaca serta stabilitas lereng di lokasi kejadian masih berpotensi membahayakan.
Baca Juga: Kepungan Air di Awal Tahun: Jakarta, Bekasi dan Cirebon Lumpuh Diterjang Banjir
Ia menegaskan, evaluasi lanjutan akan kembali dilakukan untuk menentukan strategi dan langkah pencarian berikutnya seiring berlanjutnya operasi SAR pada hari-hari selanjutnya. [Antara].
Berita Terkait
-
Kepungan Air di Awal Tahun: Jakarta, Bekasi dan Cirebon Lumpuh Diterjang Banjir
-
Longsor Pasirlangu: Empat Kantong Jenazah Baru Ditemukan, Total 64 Korban Dievakuasi
-
Tantangan Berat di Cisarua! Bima Arya: Material Longsor 20 Meter Persulit Evakuasi Korban
-
Di Balik Lumpur Pasirlangu, Dinamika Data dan Harapan Keluarga yang Belum Padam
-
Nasib Pencarian Korban Longsor Cisarua Ditentukan Besok Sore, Lanjut atau Berhenti?
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Misteri Pesan WA Anonim Ungkap Penyekapan Tragis 3 Tahun di Bandung
-
Hubungi Keluarga Korban via Telepon, Hotman Paris: Jangan Takut, Laporkan Jika Ada Korban Lain
-
Hotman Paris Beri Pendampingan Hukum Gratis untuk Korban Penganiayaan di Bandung
-
Pemeriksaan Perdana Kasus Korupsi Tunjangan DPRD, Wabup Indramayu Syaefudin Diperiksa Kejati Jabar