- Pemprov Jawa Barat memastikan Jalan Diponegoro di Kota Bandung tetap beroperasi normal selama proyek penataan Gedung Sate berlangsung.
- Kepala Biro Umum Sekarwati menegaskan belum ada kebijakan penutupan jalan maupun pengalihan arus lalu lintas di kawasan tersebut.
- Pemerintah berjanji akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat sebelum menerapkan rekayasa lalu lintas di masa mendatang.
SuaraJabar.id - Kabar baik bagi para pengguna jalan di Kota Bandung! Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menegaskan bahwa Jalan Diponegoro, Bandung, akan tetap dibuka dan beroperasi normal, meskipun saat ini tengah ada proyek perluasan halaman Gedung Sate.
Kepastian ini disampaikan untuk menghilangkan kekhawatiran masyarakat akan adanya pengalihan arus atau penutupan jalan di salah satu nadi utama jantung kota tersebut.
Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Jawa Barat, Sekarwati, mengonfirmasi status Jalan Diponegoro. Meski proyek perluasan halaman Gedung Sate tengah digarap, akses nadi utama jantung kota tersebut dipastikan tetap beroperasi normal, dan hingga saat ini belum ada kebijakan pengalihan arus maupun penutupan jalan di kawasan tersebut.
"Hari ini tidak ada penutupan Jalan Diponegoro," kata Sekarwati, dilansir dari Antara.
Isu penutupan jalan ini mencuat seiring dengan rencana besar Pemprov Jabar dalam menata kawasan ikonik Gedung Sate.
Sekarwati menjelaskan bahwa rencana rekayasa lalu lintas memang ada dalam dokumen penataan, namun statusnya masih dalam tahap pematangan.
Menurut dia, sebelum diberlakukan kebijakan rekayasa lalu lintas, terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi masif sehubungan dengan penataan halaman Gedung Sate untuk memperluas area publik, dan saat ini kondisi Jalan Diponegoro masih normal dan dapat dilalui kendaraan.
"Memang tengah ada penataan halaman Gedung Sate, termasuk rekayasa lalu lintas Jalan Diponegoro. Namun untuk jalan masih dalam tahap persiapan dan akan disosialisasikan terlebih dahulu," katanya.
Menyadari posisi Jalan Diponegoro sebagai jalur vital bagi warga Bandung, Pemprov Jabar menjamin tidak akan ada kebijakan yang diambil secara sepihak atau mendadak.
Baca Juga: Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dedi Mulyadi: Ratu Laut Kidul Kini 'Takluk' oleh Prabu Siliwangi
Sekarwati meminta masyarakat untuk tidak termakan informasi yang tidak jelas sumbernya dan merujuk pada kanal komunikasi resmi pemerintah.
"Kalau sudah ada jadwal atau penerapan rekayasa lalu lintas, pasti akan diumumkan secara resmi," ucap Sekarwati.
Pemerintah, tambah dia, berkomitmen agar penataan kawasan cagar budaya tersebut berjalan optimal tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat, terutama dalam aspek kelancaran lalu lintas di pusat Kota Bandung.
Berita Terkait
-
Susi Pudjiastuti Masuk BJB, Dedi Mulyadi: Ratu Laut Kidul Kini 'Takluk' oleh Prabu Siliwangi
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan
-
Puluhan Penumpang KRL Bekasi Timur Luka-Luka, Evakuasi Berlangsung Dramatis
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Kritik Masjid Megah, Dedi Mulyadi: Jangan Sampai Jadi Tempat Selfie Bukan Tempat Tafakur
-
Bawang Putih Jarang Tumbuh di Dataran Rendah, PTPN I Pilih Gunung Mas Puncak untuk Trial
-
Kota Bandung Ramai Demo Mahasiswa, Muhammad Farhan: Saya Yakin Suara Mereka Didengar
-
Peringati Tahun Baru Islam, Jusuf Kalla: Masjid Harus Memakmurkan Jamaah
-
BRI Apresiasi BRILink Agen dengan Reward Emas untuk Dorong Akuisisi Pengguna BRImo