- Tiga rumah warga di Cimenyan 1 Kota Banjar terbakar pada hari Rabu dini hari tanggal 5 Agustus 2026.
- Petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga armada bersama bantuan instansi terkait untuk memadamkan api yang sulit dijangkau karena akses sempit.
- Peristiwa kebakaran tersebut berhasil dikendalikan tanpa adanya korban jiwa dan penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan.
SuaraJabar.id - Kebakaran menghanguskan tiga unit rumah di kawasan permukiman padat Cimenyan 1, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026) dini hari.
Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena akses menuju lokasi yang sempit sehingga menghambat mobil pemadam kebakaran menjangkau titik api.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar, Aam Amijaya, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.27 WIB. Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam langsung diterjunkan ke lokasi.
"Begitu menerima laporan pukul 04.27 WIB, kami langsung mengirimkan dua unit armada ke lokasi kejadian," kata Aam melansir Harapanrakyat--jaringan Suara.com.
Saat petugas tiba, api telah membesar dan melalap rumah utama yang sebagian besar berbahan semi permanen. Kobaran api kemudian merembet ke dua rumah di sekitarnya karena jarak antarrumah yang berdekatan.
Melihat kondisi tersebut, Damkar Kota Banjar menambah satu unit armada sehingga total tiga mobil pemadam dikerahkan.
Proses pemadaman juga mendapat dukungan suplai air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjar.
Aam menjelaskan, tantangan terbesar dalam proses pemadaman adalah akses gang menuju lokasi yang sempit dan cukup jauh dari titik parkir armada pemadam. Kondisi tersebut membuat petugas harus membentangkan selang dalam jarak yang panjang.
"Kendala kami aksesnya cukup jauh. Semakin panjang selang, tekanan pompa semakin berat sehingga daya semprot air yang sampai ke titik api mengalami penurunan," ujarnya.
Baca Juga: Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
Meski menghadapi kendala tersebut, petugas gabungan berhasil mengendalikan kobaran api setelah melakukan pemadaman selama lebih dari satu setengah jam. Api akhirnya dapat dilokalisasi sehingga tidak merambat ke rumah-rumah lain di kawasan padat penduduk tersebut.
"Fokus utama kami adalah melokalisir agar api tidak merembet ke rumah lainnya. Alhamdulillah api sudah berhasil dilokalisir dan saat ini dilanjutkan proses pendinginan. Sementara dipastikan ada tiga rumah yang terdampak kebakaran," kata Aam.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih diselidiki aparat berwenang. Berdasarkan informasi awal dari warga, api diduga berasal dari aktivitas memasak yang memicu kebocoran gas LPG di salah satu rumah. Dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih