Ronald Seger Prabowo
Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:10 WIB
Kebakaran menghanguskan tiga unit rumah di kawasan permukiman padat Cimenyan 1, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026) dini hari. [Harapanrakyat]
Baca 10 detik
  • Tiga rumah warga di Cimenyan 1 Kota Banjar terbakar pada hari Rabu dini hari tanggal 5 Agustus 2026.
  • Petugas pemadam kebakaran mengerahkan tiga armada bersama bantuan instansi terkait untuk memadamkan api yang sulit dijangkau karena akses sempit.
  • Peristiwa kebakaran tersebut berhasil dikendalikan tanpa adanya korban jiwa dan penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan.

SuaraJabar.id - Kebakaran menghanguskan tiga unit rumah di kawasan permukiman padat Cimenyan 1, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu (5/8/2026) dini hari.

Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena akses menuju lokasi yang sempit sehingga menghambat mobil pemadam kebakaran menjangkau titik api.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar, Aam Amijaya, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.27 WIB. Tak lama berselang, dua unit mobil pemadam langsung diterjunkan ke lokasi.

"Begitu menerima laporan pukul 04.27 WIB, kami langsung mengirimkan dua unit armada ke lokasi kejadian," kata Aam melansir Harapanrakyat--jaringan Suara.com.

Saat petugas tiba, api telah membesar dan melalap rumah utama yang sebagian besar berbahan semi permanen. Kobaran api kemudian merembet ke dua rumah di sekitarnya karena jarak antarrumah yang berdekatan.

Melihat kondisi tersebut, Damkar Kota Banjar menambah satu unit armada sehingga total tiga mobil pemadam dikerahkan.

Proses pemadaman juga mendapat dukungan suplai air dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banjar.

Aam menjelaskan, tantangan terbesar dalam proses pemadaman adalah akses gang menuju lokasi yang sempit dan cukup jauh dari titik parkir armada pemadam. Kondisi tersebut membuat petugas harus membentangkan selang dalam jarak yang panjang.

"Kendala kami aksesnya cukup jauh. Semakin panjang selang, tekanan pompa semakin berat sehingga daya semprot air yang sampai ke titik api mengalami penurunan," ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Meski menghadapi kendala tersebut, petugas gabungan berhasil mengendalikan kobaran api setelah melakukan pemadaman selama lebih dari satu setengah jam. Api akhirnya dapat dilokalisasi sehingga tidak merambat ke rumah-rumah lain di kawasan padat penduduk tersebut.

"Fokus utama kami adalah melokalisir agar api tidak merembet ke rumah lainnya. Alhamdulillah api sudah berhasil dilokalisir dan saat ini dilanjutkan proses pendinginan. Sementara dipastikan ada tiga rumah yang terdampak kebakaran," kata Aam.

Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih diselidiki aparat berwenang. Berdasarkan informasi awal dari warga, api diduga berasal dari aktivitas memasak yang memicu kebocoran gas LPG di salah satu rumah. Dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.

Load More