- BPBD mencatat lima hektare lahan di Kabupaten Cianjur hangus terbakar pada pekan terakhir.
- Petugas gabungan dikerahkan untuk memadamkan api serta mencegah kebakaran menjalar ke pemukiman warga.
- BPBD mengimbau masyarakat agar waspada dan rutin memeriksa jaringan listrik demi mencegah kebakaran.
SuaraJabar.id - Ancaman kebakaran lahan makin nyata di Kabupaten Cianjur. Dalam sepekan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mencatat sedikitnya 5 hektare lahan di lima titik terpisah hangus dilalap si jago merah.
Kebakaran tersebut melanda kawasan padang rumput yang mengering di tiga kecamatan, yakni Sukaluyu, Pacet, dan Cikalongkulon. Kecamatan Sukaluyu menjadi wilayah terdampak terparah dengan tiga titik kejadian yang melahap hingga 2,5 hektare lahan.
Sekretaris BPBD Cianjur, Asep Sudrajat, mengungkapkan bahwa sekitar 30 personel gabungan dari BPBD dan Damkar Cianjur telah dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api.
"Tiga kejadian di Sukaluyu, dan dua lainnya di Pacet serta Cikalongkulon. Petugas gabungan dikerahkan guna memadamkan api di setiap titik agar tidak sampai menjalar ke pemukiman warga," ujar Asep, dilansir dari Antara, Selasa (28/7/2026).
Guna mencegah terjadinya kebakaran lahan selama musim kemarau, pihaknya menggencarkan sosialisasi bersama aparat desa dan kecamatan untuk mengimbau warga agar senantiasa menjaga keamanan lingkungan, termasuk tidak membakar sampah dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Masyarakat di berbagai wilayah mulai dari utara hingga selatan diminta untuk siaga, waspada, serta melakukan pengawasan di lingkungan tempat tinggal, dan segera melapor ketika melihat tanda kebakaran lahan.
"Silakan menghubungi BPBD Cianjur atau Damkar Cianjur. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti karena keterbatasan petugas dan luasnya wilayah rawan kebakaran, sehingga pengawasan harus dilakukan bersama masyarakat," katanya.
Sementara itu, pihaknya juga mengingatkan bagi masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan jaringan listrik di dalam rumah guna menghindari terjadinya kebakaran.
"Berbagai antisipasi harus dilakukan bersama, termasuk mencegah terjadinya kebakaran rumah dengan rutin melakukan pemeriksaan jaringan listrik di dalam rumah, mengingat aliran pendek listrik kerap menjadi faktor utama kebakaran," katanya.
Baca Juga: Lahan Belukar di Kabupaten Bandung Terbakar Berjam-jam
Berita Terkait
-
Lahan Belukar di Kabupaten Bandung Terbakar Berjam-jam
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan
-
Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor
-
Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama