- Kemensos menyalurkan bantuan logistik senilai Rp278 juta untuk 420 warga korban kebakaran di Sukabumi pada Juli 2026.
- Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik pada Sabtu menghanguskan 70 rumah adat dan memaksa warga mengungsi.
- Dinas Sosial bersama berbagai instansi mendirikan dapur umum dan posko untuk melayani para penyintas secara optimal.
SuaraJabar.id - Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik kedaruratan senilai Rp278 juta bagi 420 warga terdampak musibah kebakaran di Kampung Adat Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Bantuan ini didistribusikan melalui kolaborasi Sentra Palamarta Sukabumi, Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, serta Gudang Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi guna memastikan seluruh kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi secara optimal selama masa tanggap darurat.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menegaskan bahwa keselamatan dan kesejahteraan para korban adalah prioritas utama pemerintah saat ini.
"Pada masa tanggap darurat, yang paling utama adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Oleh karena itu, Kemensos menyalurkan bantuan logistik dan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar pelayanan kepada para penyintas berjalan optimal,” tegas Gus Ipul, dilansir Minggu (26/7/2026).
Bantuan logistik yang disalurkan Kemensos dari Sentra Palamarta Sukabumi meliputi kasur 40 lembar, selimut 50 lembar, family kit 50 paket, kidsware 50 paket, sandang anak 50 pasang, sandang dewasa 46 pasang, tenda gulung 10 lembar, tenda keluarga 15 unit, dan velbed 3 unit.
Sedangkan dari Gudang Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat meliputi beras 1.500 kg, tenda induk 1 unit, tenda keluarga 5 unit, tenda gulung 100 lembar, kidsware 25 paket, family kit 100 paket, selimut 100 lembar, makanan siap saji 100 paket, makanan anak 50 paket, kasur 75 lembar, sandang dewasa 80 pasang, dan pakaian anak 72 pasang.
Kemudian, daster 80 potong, perlengkapan ibadah pria 54 paket, perlengkapan ibadah wanita 50 paket, pakaian dalam wanita 50 potong, dan pakaian dalam pria 54 potong. Lalu, dari Gudang Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi meliputi matras 30 lembar dan kidsware 20 paket.
Selain itu, pemerintah daerah melalui APBD juga menyalurkan bantuan berupa mi instan 250 dus, nasi liwet 100 bungkus, gula 80 kg, biskuit 100 kaleng, air mineral 20 dus, dan perlengkapan mandi 60 paket.
Di lokasi kejadian, Dinas Sosial bersama Tagana, Pordam, BPBD, dan pemerintah daerah terus menangani warga terdampak melalui asesmen, penyediaan lokasi pengungsian, dan layanan di posko pengungsian. Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi juga menyiapkan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan permakanan para penyintas.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp10 Juta Tangkap Begal, Syaratnya Pelaku Harus Selamat
Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Sabtu (25/7) sekitar pukul 13.00 WIB diduga dipicu korsleting listrik. Api cepat membesar karena sebagian besar rumah di kawasan adat tersebut berbahan kayu dan beratap ijuk, ditambah tiupan angin kencang serta jarak antar-rumah yang berdekatan.
Akibat kejadian tersebut, sebanyak 70 rumah terbakar dan berdampak pada 70 kepala keluarga atau 420 jiwa. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka-luka.
Saat ini sebagian warga mengungsi di rumah kerabat, sementara sebagian lainnya di lingkungan pengungsian.
Kemensos dan pemda akan terus memantau perkembangan di lapangan dan menyesuaikan dukungan logistik sesuai kebutuhan selama masa tanggap darurat.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp10 Juta Tangkap Begal, Syaratnya Pelaku Harus Selamat
-
Lumpuhkan Begal Hidup-hidup, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp5 Juta Hingga Rp50 Juta
-
Usai Habisi Yani di Kebun Jati Sagaranten, Pelaku Delon Jampank Sempat Unggah Video Penemuan Mayat
-
Siap-Siap! Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pajak Gabungan di Tambun Utara, Blokir STNK Penunggak?
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah Bandung Bisa Nikmati Promo di Batagor Kingsley Hingga Arasso
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Jaga Kondusivitas Laga Persib-Persija, Kapolda Jabar Perintahkan Siaga Satu
-
Jokowi Dijadwalkan Hadiri Khitanan Anak KH Ujang Busthomi, Warga Cirebon Antusias Menanti