Andi Ahmad S
Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. [Reza Deny/Harapanrakyat]
Baca 10 detik
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong penerapan pemilihan kepala desa berbasis e-voting di seluruh desa.
  • Sistem pemungutan suara elektronik ini bertujuan mempercepat rekapitulasi hasil pemilu serta menekan efisiensi anggaran daerah.
  • Pemanfaatan teknologi digital tersebut diharapkan dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern dan efisien.

SuaraJabar.id - Jawa Barat bersiap mengukir babak baru dalam berdemokrasi hingga ke tingkat desa. Gubernur Dedi Mulyadi secara aktif mendorong transformasi pemilihan kepala desa (pilkades) dari sistem konvensional menuju sistem elektronik (e-voting).

Bukan sekadar modernisasi, inovasi ini menjadi kunci untuk mempercepat rekapitulasi suara sekaligus menekan efisiensi anggaran daerah.

Dedi Mulyadi optimistis langkah ini menjadi bukti nyata hadirnya demokrasi yang ramah kantong namun tetap efektif.

"Hari ini Pemprov Jabar mewujudkan demokrasi yang cepat, murah, serta melahirkan efisiensi tata kelola keuangan melalui pilkades berbasis e-voting," tegas KDM sapaan akrabnya, dilansir dari Antara.

Dedi menjelaskan, sistem pemungutan suara elektronik atau e-voting memungkinkan hasil pemilihan diketahui lebih cepat karena proses penghitungan suara tidak memerlukan waktu lama setelah pemungutan suara selesai.

“Pilkadesnya e-voting tanpa kertas suara, tanpa perlu lama-lama menunggu penghitungan suara. Begitu bilik suaranya ditutup, hasilnya sudah bisa terlihat siapa yang menjadi pemenang, menjadi kepala desa,” ujarnya.

Ia mendorong penerapan metode tersebut di seluruh desa di Jawa Barat agar efisiensi waktu dan biaya penyelenggaraan pemilihan dapat dirasakan hingga pelosok daerah.

“Semua desa yang ada di Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan pilkadesnya dengan metodologi e-voting,” katanya.

Dedi menambahkan, pemanfaatan teknologi digital dalam pilkades harus mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih cepat dan tepat, termasuk dalam penyelenggaraan demokrasi di tingkat desa.

Baca Juga: Rudy Susmanto ke Atlet Kabupaten Bogor: Kita Siap Menang, Tidak Biasa Kalah

Ia berharap digitalisasi pilkades menjadi bagian dari transformasi pemerintahan desa yang modern dan efisien.

“Desa tumbuh menjadi basis pembangunan yang berkemajuan,” ujarnya.

Load More