- YAKKUM Emergency Unit dan Amity Foundation memberikan dukungan program literasi mitigasi bencana di empat sekolah Kota Bandung pada Kamis, 29 Oktober 2026.
- Program ini bertujuan meningkatkan minat baca siswa sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pengurangan risiko bencana dan adaptasi perubahan iklim melalui sarana prasarana.
- Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung mengapresiasi kolaborasi tersebut untuk meningkatkan fasilitas, pelayanan, dan keterampilan pengelola perpustakaan sekolah.
SuaraJabar.id - Empat sekolah di Kota Bandung mendapatkan dukungan Program Literasi Sekolah yang digagas YAKKUM Emergency Unit (YEU) dengan dukungan Amity Foundation. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan minat baca siswa, tetapi juga memperkuat pemahaman mereka mengenai Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan Adaptasi Perubahan Iklim (API).
Keempat sekolah tersebut yakni SDN 034 Patrakomala, SMPN 043 Kota Bandung, SMPN 045 Kota Bandung, dan SDN 037 Sabang Kota Bandung.
Melalui program ini, sekolah didorong mengembangkan kegiatan literasi sesuai kebutuhan masing-masing, termasuk mengintegrasikan pengetahuan tentang kebencanaan dan perubahan iklim ke dalam aktivitas pembelajaran.
Direktur YEU, Debora Dian Utami, mengatakan program tersebut diwujudkan melalui dukungan sarana dan prasarana untuk meningkatkan minat baca sekaligus memperluas pengetahuan komunitas sekolah mengenai isu kebencanaan dan aksi iklim.
"Di program ini kami mendukung sekolah untuk pengadaan sarana-prasarana, tujuannya untuk meningkatkan minat baca komunitas sekolah dan juga literasi, terutama literasi terkait dengan kebencanaan dan aksi iklim," kata Debora di SDN 034 Patrakomala, Kamis (29/10/2026).
Menurutnya, program tersebut merupakan pengembangan dari kegiatan sebelumnya. Pada tahun lalu, YEU telah mendukung program sekolah ramah lingkungan. Kali ini, cakupan program diperluas dengan melibatkan empat sekolah di Kota Bandung.
YEU berharap kolaborasi dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Arsip dan Perpustakaan dapat terus berlanjut sehingga minat baca, pengetahuan kebencanaan, dan kesadaran terhadap adaptasi perubahan iklim di kalangan siswa semakin meningkat.
Salah satu sekolah yang menerima manfaat program tersebut adalah SDN 034 Patrakomala Kota Bandung.
Kepala SDN 034 Patrakomala, Sally Oktavianty Rusman, menyambut baik dukungan yang diberikan YEU, Amity Foundation, dan pemerintah melalui instansi terkait. Menurutnya, bantuan tersebut membantu sekolah menyediakan fasilitas membaca yang lebih memadai bagi siswa.
Baca Juga: Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai
"Alhamdulillah, kerja sama ini sangat-sangat bermanfaat bagi kita, apalagi SDN 034 Patrakomala itu kan sekolah kecil, memang belum memiliki ruang perpustakaan," ujar Sally.
Ia mengatakan dukungan tersebut memotivasi pihak sekolah untuk menyiapkan ruang baca yang representatif, aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik.
"Dengan adanya bantuan dari Amity Foundation, YEU, dan pemerintah, perpustakaan, baik Jawa Barat maupun Kota Bandung, ini memotivasi kita untuk menyiapkan ruang baca yang representatif buat anak-anak, yang aman, nyaman, menyenangkan, sesuai dengan sekolah ramah anak untuk saat ini," jelasnya.
Selain menyediakan ruang baca, sekolah juga mendapatkan tambahan koleksi buku, termasuk bacaan mengenai kebencanaan.
Sally menilai pengetahuan tentang kebencanaan penting dikenalkan sejak dini agar siswa memahami langkah-langkah melindungi diri ketika menghadapi situasi darurat.
"Dengan adanya bantuan ini ya kita dapat lagi sepaket buku banyak buat kebencanaan, karena memang kita sadar bahwa ini tuh penting buat anak-anak biar tangguh terhadap bencana. Bagaimana menjaga dirinya ketika ada bencana," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai
-
Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam
-
Bobotoh Catat! Ini Link Live Streaming Persib Bandung vs Melbourne Victory
-
Julio Cesar Siap Tempur, Persib Bandung Bidik Tiga Poin atas Melbourne Victory
-
Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan