- Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bandung mengerahkan enam unit mobil untuk mengatasi kebakaran semak belukar pada Selasa, 28 Juli 2026.
- Petugas gabungan bersama BPBD berhasil memadamkan api setelah melakukan penanganan selama beberapa jam di lokasi kejadian.
- Dinas Pemadam Kebakaran mengimbau masyarakat agar menghindari pembakaran terbuka demi mencegah terjadinya kebakaran lahan kering selama musim kemarau.
SuaraJabar.id - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Bandung bergerak cepat menanggulangi ancaman kebakaran lahan semak belukar yang berpotensi meluas.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran langsung diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan amukan si jago merah.
Kepala Bidang Pemadaman Disdamkar Kabupaten Bandung, Asep Bintang, mengungkapkan bahwa langkah agresif ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini terhadap cepatnya perambatan api di area belukar yang kering.
"Sebagai informasi, unit yang kami luncurkan sekaligus enam. Karena dikhawatirkan terjadi perambatan yang sangat cepat, jadi kami luncurkan enam unit dari Mako Soreang dan Pos TKI," terang Asep dilansir dari Antara, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.45 WIB. Setelah dilakukan upaya pemadaman selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak lagi berpotensi meluas.
Menurut dia, karakteristik lahan yang terbakar berupa semak belukar membuat proses penanganan membutuhkan waktu lebih lama untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
"Indikasinya ini semak belukar, jadi cukup lama. Kami terima kabar pukul 16.45, kemudian dilakukan penanganan hingga akhirnya api berhasil dipadamkan," ujarnya.
Asep menambahkan, proses pemadaman dilakukan secara terpadu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), terutama untuk penanganan di area terdampak.
"Dalam penanganan kami bekerja sama dengan BPBD yang menyangkut wilayah area dari tim BPBD," katanya.
Baca Juga: Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
Disdamkar Kabupaten Bandung mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka, terutama saat musim kemarau, karena berisiko memicu kebakaran lahan yang dapat dengan cepat meluas akibat kondisi vegetasi yang kering.
Berita Terkait
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Berkas Perkara Taufik Hidayat Resmi Masuk Kejati Jabar
-
Bandung Darurat Begal! Polisi Bolehkan Warga Melawan Pelaku di Jalanan, Ini Syaratnya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Lahan Belukar di Kabupaten Bandung Terbakar Berjam-jam
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Dipicu Semak Kering dan Angin, Lahan Perbukitan Desa Pasirbaru Cisolok Hangus Terbakar
-
Sikapi Polemik Sayembara Begal Dedi Mulyadi, Menko Yusril Minta Polda Jabar Gencarkan Patroli