- Wakil Mendagri Bima Arya mengumumkan pemulihan progresif pascabencana di Sumatera, khususnya listrik telah pulih 100% di Sumatera Barat.
- Pemulihan di Jawa Barat, tepatnya Cisarua Bandung Barat, masih menghadapi tantangan berat karena medan sulit dan timbunan longsor mencapai 20 meter.
- Aktivitas belajar mengajar secara umum telah berjalan 100% di wilayah terdampak, dengan sedikit penyintas masih menggunakan kelas darurat sementara.
SuaraJabar.id - Setelah serangkaian bencana alam yang melanda beberapa waktu lalu, proses pemulihan pascabencana di Indonesia terus bergulir.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menyampaikan kabar terbaru bahwa pemulihan progresif telah terlihat di sejumlah wilayah terdampak di Sumatera.
Namun, gambaran berbeda muncul dari Jawa Barat, khususnya di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang masih menghadapi tantangan luar biasa. Dinamika ini menunjukkan betapa kompleksnya manajemen bencana di negara kita.
Bima Arya menjelaskan, pemulihan infrastruktur dasar di wilayah Sumatera telah menunjukkan perkembangan positif yang signifikan, mencakup layanan publik, sektor pendidikan, hingga infrastruktur dasar lainnya.
Listrik di Sumatera Barat kini telah pulih sepenuhnya 100 persen, memberikan kembali cahaya bagi aktivitas warga.
Sementara itu, di Sumatera Utara dan Aceh, pemulihan listrik juga sudah mendekati angka 100 persen, dengan hanya sekitar satu persen yang masih dalam proses penyambungan.
"Secara umum kegiatan belajar mengajar berjalan 100 persen, hanya sekitar 3 persen yang masih menggunakan kelas darurat," kata Bima Arya.
Berbanding terbalik dengan kondisi di Sumatera, Bima Arya menyampaikan bahwa penanganan bencana di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, masih menghadapi tantangan besar.
Hal ini disebabkan oleh medan yang berat serta kondisi cuaca yang belum sepenuhnya mendukung proses evakuasi. Sebuah longsor besar membutuhkan upaya ekstra.
Baca Juga: Di Balik Lumpur Pasirlangu, Dinamika Data dan Harapan Keluarga yang Belum Padam
Kedalaman timbunan material di lokasi bencana dapat mencapai hingga 20 meter, yang secara signifikan menyulitkan proses pencarian dan evakuasi korban.
Meski demikian, Bima Arya memastikan bahwa seluruh sumber daya telah dikerahkan, dan warga terdampak juga telah mendapatkan santunan atau insentif untuk mendukung relokasi sementara ke hunian yang lebih aman, baik di rumah kerabat maupun lokasi lainnya.
Berita Terkait
-
Di Balik Lumpur Pasirlangu, Dinamika Data dan Harapan Keluarga yang Belum Padam
-
Nasib Pencarian Korban Longsor Cisarua Ditentukan Besok Sore, Lanjut atau Berhenti?
-
40 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi, Berikut Daftar Nama dan Asal Kampungnya
-
Cuaca Ekstrem Mengancam! Pencarian Korban Longsor Cisarua Terpaksa Dihentikan Sementara
-
17 Alat Berat Dikerahkan Cari 32 Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Tembus Kabut Tebal
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Persib Bandung Matangkan Persiapan di Bali, Igor Tolic Jadikan Dua Laga Uji Coba sebagai Tolok Ukur
-
Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta
-
TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was
-
Kemiskinan Jabar Turun Jadi 6,54 Persen, tetapi Ketimpangan Justru Melebar
-
Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar Kasus Fraud PT Dana Syariah Indonesia, 5.714 Korban Terverifikasai