Pengunjung yang ingin berkunjung ke Museum Kebangkitan Nasional saat ini harus mematuhi protokol kesehatan, yakni memakai masker, rutin mencuci tangan, dan mengurangi kontak fisik. Saat masuk, akan ada petugas yang memeriksa suhu tubuh pengunjung.
Museum dibuka pada Selasa hingga Jumat pukul 09.00-15.00 WIB. Untuk sementara, ruang audio visual dan perpustakaan di museum tidak bisa diakses.
Museum Sumpah Pemuda
Gedung di museum ini dibangun pada awal abad ke-20. Awalnya merupakan rumah tinggal Sie Kong Liang, lalu disewa pelajar STOVIA untuk tempat tinggal dan belajar.
Pada 1927, gedung ini dipakai organisasi pergerakan pemuda. Pada 1930-an, rumah ini kembali jadi tempat tinggal, lalu menjadi toko bunga, hotel, gedung perkantoran dan akhirnya dijadikan museum pada 3 April 1973.
Museum Sumpah Pemuda yang menjadi saksi dari semangat perjuangan pemuda dan pemudi untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia telah kembali dibuka.
Museum dibuka setiap Selasa-Jumat pukul 09.00 -15.00 WIB. Setiap pengunjung harus memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan diukur suhu badannya selama masuk. Ketentuan lainnya selama fase normal baru ini adalah waktu kunjungan dibatasi maksimal 60 menit.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI