SuaraJabar.id - Sebanyak 1.280 pasien positif Covid-19 di klaster Sekolah Calon Perwira (Secapa) Angkatan Darat, Bandung kembali menjalani tes swab untuk yang kedua kalinya. Hasilnya, ada 98 pasien yang sudah dinyatakan negatif.
Kadispenad Brigjen TNI Nefra Firdaus mengatakan data tersebut diperoleh dari hasil swab kedua yang dilaksanakan hingga Senin (13/7/2020) pagi. 1.280 pasien itu sebelumnya telah menjalani swab test perdana pada sepekan lalu.
"Dan hasil lab PCR dari swab ke-2 sampai dengan pagi ini, ada 98 pasien yang dinyatakan negatif," kata Nefra dalam keterangan tertulisnya, Senin.
Sehingga total pasien yang positif Covid-19 di Secapa AD kini berjumlah 1.182 orang.
Sementara itu, untuk 101 pasien positif Covid-19 dari klaster Pusdik Pom belum menjalani tes swab yang kedua kali karena belum memasuki satu pekan sejak dilakukannya swab test yang pertama.
Sebelumnya dijelaskan bahwa kasus penyebaran virus corona di lingkungan Sekolah Calon Perwira (Secapa) Angkatan Darat, Bandung terus meningkat. Hingga saat ini pertambahan kasus positif menjadi 1.280 kasus.
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan dari 1.280 itu 991 merupakan perwira siswa, sedangkan sisanya ada 289 adalah staf atau anggota dari Secapa AD beserta keluarga siswa.
“Terhitung ada enam anggota keluarga di antara 289 itu,” hal itu disampaikan Andika dalam Konferensi pers di Markas Komando Daerah Militer III/Siliwangi, Bandung, Sabtu (11/7/2020).
Baca Juga: Rumah Sakit Belum Siap Kasih Harga Rp 150 Ribu untuk Rapid Test Corona
Berita Terkait
-
Alhamdulillah, Nenek 80 Tahun di Batam Pulih 100 Persen dari Covid-19
-
Meski Tarif Tertinggi Rp150 Ribu, RS Diduga Patok Rapid Test Lebih Mahal
-
Wapres Ma'ruf: Gagasan Membangun Diperlukan untuk Perubahan Ekonomi
-
Kabar Baik, Sudah 7 Juta Pasien Berhasil Sembuh dari Virus Corona Covid-19
-
Rumah Sakit Belum Siap Kasih Harga Rp 150 Ribu untuk Rapid Test Corona
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bandung, Sukabumi dan Purwakarta Jumat 27 Februari 2026
-
Dedi Mulyadi Semprot Aturan Sampah: Izin PLTSa 6 Tahun Baru Kelar, Tapi Rakyat Mau Dipidana
-
GBLA Membara! Persib Bandung Pesta 5 Gol Tanpa Balas, Madura United Tak Berdaya
-
Lapis Hukum Ganda Menanti Ibu Tiri TR: Setelah Pidana, Disusul Administrasi Kepegawaian Kemenag
-
Kontroversi Ibu Tiri Tersangka Kematian NS yang Masih Jadi Pegawai Kemenag di Sukabumi