SuaraJabar.id - Seorang ibu muda berinisial AN melahirkan bayinya di WC kantor tempat dia bekerja. Bayi itu dibuang lantaran hasil hubungan intim di luar nikah dengan sang pacar.
AN melahirkan sendiri bayi yang dibuangnya tersebut di WC, tempat ia bekerja. AN bekerja di salah satu instansi permodalan perusahaan cabang BUMN di Kecamatan Salopa.
Kasus ini bikin geger karena bayi yang dibuang itu dikuburkan disebuah kebun di Desa Cibungur, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya. Hingga mayat bayi itu diseret-seret anjing dan ditemukan warga setempat.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Siswo De Cuellar Tarigan menambahkan, kronologis pelaku AN melahirkan bayi Senin (13/7/2020) pukul 01.00 di kantor tempat pelaku bekerja di salah satu perusahaan permodalan di Kecamatan Salopa.
"Persalinannya dilakukan sendiri di WC kantor pelaku bekerja. Pelaku sebagai karyawati di perusahaan cabang BUMN tersebut. Bayi yang dilahirkan sempat dimasukan ke dalam tas lalu sempat disimpan di gudang kantor," ungkap Siswo di Tasikmalaya, Kamis siang.
AN memang sering menginap di tempat kerjanya. Sehingga melakukan persalinan bayi hasil hubungan tanpa status pernikahan pun dilakukan di kantornya.
"Pelaku pagi harinya Selasa membawa jasad bayi dari tempat kerjanya untuk dikuburkan di daerah asalnya di lahan perkebunan di Kampung Pasanggrahan Desa Cibungur Kecamatan Parungponteng," papar Siswo.
Pada hari Rabu (15/7/2020) tersangka AN mengubur dan membuang bayi. Sebelum ditemukan oleh oleh warga setempat yang sedang berburu di lahan perkebunan hutan tersebut.
"Pelaku mengubur jasad bayi dengan menggunakan arit, sehingga dikubur dalam lubang yang tidak dalam. Sampai digali oleh anjing," kata Siswo.
Baca Juga: Tewas Mengenaskan di Kebun, Bayi Bertangan Buntung karena Dimakan Anjing
Sementara itu, pelaku AN mengaku ia nekat membuang bayi yang dilahirkannya karena bingung. Ia pernah mencoba meminta tanggung jawab untuk dinikahi kepada pacarnya yang bersinial K.
Namun upaya meminta pertanggung jawaban itu gagal dengan alasan K belum siap secara materi dan mental untuk menjalin biduk rumah tangga.
"Iya pak saya menyesal, karena bingung pacar saya tidak mau bertanggung jawab," singkat AN.
Berita Terkait
-
Kejinya Sejoli di Karawang Pembunuh Bayi: Mulut Ditutup Lakban, Dibuang Pakai Tas Ransel
-
Bikin Gempar Warga Cipayung, Polisi Buru Orang Tua Pembuang Bayi di Waduk Cilangkap
-
Tega! Dimasukan Karung, Pembuang Mayat Bayi di Lubang Buaya Jaktim Masih Misterius
-
Misteri 2 Orang Asing di Kuburan Lubang Buaya, Jasad Bayi Ditemukan Terbungkus Karung di Cipayung
-
Ortunya Tega Banget, Bayi Ditemukan jadi Mayat di Tumpukan Sampah Kawasan Tanah Abang
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Baru Kumpul Tahun Baru, Keluarga Pramugari Esther Aprilita di Bogor Masih Berharap Mukjizat
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 205: Bedah Tuntas Dampak Monopoli Perdagangan
-
Bau Amis Dugaan 'Beking' Aparat di Tambang Emas Ilegal Gunung Guruh Tercium Kejagung
-
Tak Mau Ada Celah Korupsi! Bupati Bogor Gandeng KPK 'Pelototi' Proyek Tambang dan Jalan Leuwiliang
-
Mahasiswa di Bogor Akhiri Hidup di Kosan, Diduga Depresi Akibat Terjerat Judol