SuaraJabar.id - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat terjadi peningkatan kasus konfirmasi Covid-19 di Jawa Barat selama sepekan terakhir. Totalnya mencapai 5,6 persen dan terjadi di lima Kabupaten/Kota yang berada di Provinsi Jawa Barat.
Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19, dr. Dewi Nur Aisyah, mengatakan Kota Depok menjadi wilayah dengan kasus Covid-19 tertinggi di Jawa Barat. Dilaporkan, kota itu menempati urutan 17 secara nasional.
"Pertama di Kota Depok, di peringkat 17 secara nasional," ungkap Dewi dalam keterangan yang disiarkan akun Youtube BNPB, Senin (10/8/2020) sore.
Merujuk pada data yang ada, di Kota Depok ditemukan sebanyak 1.292 kasus konfirmasi Covid-19. Berikutnya, Kota Bekasi ditemukan sebanyak 947 kasus.
Dewi mengemukakan, Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi ditemukannya banyak kasus di wilayah tersebut. Pertama adalah laju peningkatan yang sedang tinggi.
"Biasanya, bisa kita lihat dari tiga hal. Pertama adalah laju peningkatannya sedang tinggi. Bisa jadi ada yang positif, mungkin contact trackingnya belum berjalan untuk mengetahui untuk diadakan penyelidikan epidemologi, dia sudah keburu berkomunikasi atau berinteraksi dengan orang yang lain," kata dia.
Faktor berikutnya, lanjut Dewi, adalah adanya klaster baru dan jumlah tes yang ditingkatkan di wilayah Jawa Barat. Dari tiga hal tersebut, dia mengatakan, pihaknya juga tetap merujuk pada data kasus di Indonesia secara keseluruhan.
"Memang ada beberapa faktor penentu, tapi kami melihat keadaaan di Indonesia memang jumlah kasus saat ini bertambah, selain karena jumlah pemeriksaan yang bertambah, juga laju penularannya meningkat lebih tinggi," tutup dia.
Baca Juga: Setelah Serang Otak, Covid-19 Berisiko Bikin Hilang Ingatan
Berita Terkait
-
Soal Obat Covid-19, Erick Thohir: Yang Ada Terapi Penyembuhan
-
Gubernur Lampung: Wakil Bupati Waykanan Positif Covid-19
-
Setelah Serang Otak, Covid-19 Berisiko Bikin Hilang Ingatan
-
Doni Monardo Sebut Ancaman Covid-19 Nyata, Bak Malaikat Pencabut Nyawa
-
Benarkah Ada Jamu yang Diklaim Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Kata BPOM
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun
-
Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory
-
Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya
-
Kepung Lokasi Balap Liar KM 77 Cipali, Polsek Campaka Amankan 35 Remaja dan 24 Motor
-
Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen