SuaraJabar.id - Aksi bejat dilakukan AM (20). Pemuda yang berprofesi sebagai pedagang siomay ini tega mencabuli bocah laki-laki berusia lima tahun berinisial IMM.
Usut punya usut, AM juga pernah menjadi korban seperi IMM, warga Kecamatan Menes, Pandeglang, Banten tersebut.
Dalam pengakuannya kepada polisi, AM pernah jadi korban sodomi oleh waria saat bekerja sebagai kernet bus di Serang.
Aksi bejat AM ketahuan setelah IMM melaporkan kejadian pencabulan yang dialaminya kepada orang tuanya.
Baca Juga: Tukang Siomay Anal Seks Bocah Cowok Ternyata Korban Sodomi Waria di Serang
"Pelaku ini modusnya membelikan korban siomay dan memberikan uang Rp 5000," kata Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Mochamad Nandar, Rabu (12/8/2020).
"Lalu pelaku mengajak korban ke dalam kamar mandi di kosannya. Setelah itu pelaku langsung mencabuli korban," sambung Nandar dikutip dari Banten News—jaringan Suara.com.
Orang tua korban yang tidak terima anaknya dicabuli, langsung menangkap pedagang siomay tersebut bersama warga lain, dan menyerahkannya ke Polres Pandeglang.
"Pelaku diserahkan pelapor dan para saksi ke Polres Pandeglang untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut," tutur Nandar.
Nanda menerangkan baik korban maupun pelaku saling kenal. AM tinggal di rumah kos yang berdekatan dengan kediaman korban.
Baca Juga: Akun WA Ketua Bawaslu Pandeglang Dibajak, Peras Pejabat hingga Rp 15 Juta
"Korban dan pelaku saling kenal karena bertetangga. Pelaku penjual siomay keliling yang mengontrak di sebuah kos yang berdekatan dengan kediaman korban," paparnya.
Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E Jo Pasal 82 UU RI Nomor 35 tahun 2014 perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Pedagang siomay pelaku sodomi itu terancam hukuman paling lama 15 tahun kurungan penjara.
Berita Terkait
-
Jaringan Predator Seks Anak di NTT: Sosok VK Diduga Jadi 'Makelar' Eks Kapolres Ngada!
-
Kak Seto Ungkap Pemicu Siswa SMA Sodomi 16 Anak di Pinrang: karena Tekanan yang Selalu Berat
-
Siswa SMA di Pinrang Jadi Pelaku Sodomi, KPAI Minta Proses Hukum Tetap Pakai UU Peradilan Anak
-
Komisi Hukum DPR Endus Ada Ketidakberesan Vonis Bebas Oknum Polisi di Kasus Pencabulan Anak Papua
-
Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Cabuli 3 Anak, Kemen PPPA Turun Tangan Ungkap Fakta Penting Ini
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar