SuaraJabar.id - Sejumlah pot bunga di kawasan Jalan R. Syamsudin SH Kota Sukabumi hancur, Jumat (14/8/2020). Diduga dirusak oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Pria ODGJ tersebut tiba-tiba mengamuk pada Jumat sore dan menghancurkan pot bunga.
Aksi ini sempat menghebohkan warga yang berada di lokasi sekitar.
Saksi mata, Eni (49) mengatakan, perusakan pot bunga dilakukan dengan tangan kosong oleh ODGJ tersebut.
"Sudah salat ashar, banyak yang melihat. Di-jungkeul (didorong) oleh ODGJ sampai hancur," ujarnya.
"Tidak pakai alat, pakai tangan," lanjut Eni kepada Sukabumi Update—jaringan Suara.com—Jumat (14/8/2020).
Kepala Seksi Penataan Jalur Hijau Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi, Andri Kuswanda membenarkan adanya perusakan terhadap pot bunga tersebut.
Andri menyebut, peristiwa ini bukan kali pertama terjadi.
"Sepengetahuan saya ini sering terjadi. Di trotoar itu penempatan pot bunga. Sering pecah, tapi di lokasi lain juga, seperti di Jalan Zaenal Zakse dan di sekitar Taman Cikondang," ujarnya.
Baca Juga: Kenang Perang Konvoi, Warga Sukabumi Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa
"Saya dapat informasi dari saksi, katanya oleh ODGJ. Tapi tidak tahu apakah orang yang sama atau beda," Andri menambahkan.
Andri mengungkapkan, terdapat sekitar delapan pot bunga di kawasan Jalan R Syamsudin SH Kota Sukabumi yang hancur.
"Saksi sudah laporan ke pihak Pemda melalui Satpol PP dan orangnya sudah diamankan. Dihitung tadi menurut informasi ada delapan pot. Diameter potnya sekitar 40 sentimeter," pungkas Andri.
Berita Terkait
-
DIY Catat Ribuan Kasus ODGJ Berat pada 2025, Mayoritas Usia Produktif
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Kisah Nasabah PNM Mekaar, Ibu Anastasia: Membangun Salon Inklusif dan Gratis untuk ODGJ
-
Pernah Sebut Pasien RSJ Orang Gila, dr Gia Pratama Akui Khilaf dan Minta Maaf
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026