SuaraJabar.id - Kondisi arus lalu lintas kendaraan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor pada Sabtu (15/8/2020) siang mengalami kepadatan.
Polisi memberlakukan oneway dari arah Puncak menuju Jakarta dan sekitarnya.
"Sekarang sedang proses oneway atau satu arah ke Jakarta mas. Tadi mulai pukul 13.00 WIB," kata Kabag Ops Satlantas Polres Bogor Iptu Ketut Agoeng, saat dihubungi Suara.com, Sabtu (15/8/2020).
Ketut menambahkan, pemberlakuan oneway rencananya diberlakukan hingga pukul 16.00 WIB nanti, namun masih bersifat situasional. Karena, arus kendaraan dari arah Puncak ke Jakarta juga cukup padat.
"Mungkin sampai pukul 16.00 WIB, tapi lihat kondisi nanti. Memang wisatawan yang berangkat kemarin mulai pulang ke Jakarta. Juga imbas pemendingan (oneway) satu arah ke Puncak pagi tadi," jelasnya.
Selama pemberlakuan oneway, kendaraan dari Jakarta menuju Puncak akan tertahan di beberapa titik seperti Pos 1B Tol Ciawi dan Simpang Gadog. Sehingga, masyarakat yang tertahan diimbau untuk bersabar.
"Titik pemendingan masih sama seperti biasa," tambahnya.
Sementara itu, Jalur Puncak di kawasan Cianjur juga mengalami kepadatan. Kendaraan di beberapa titik terpantau hanya bisa merayap.
Dari Pantauan Ayobandung.com, kepadatan mulai terlihat sejak pagi pada libur akhir pekan ini.
Baca Juga: Libur Idul Adha, Jalur Puncak Macet Parah
Bahkan sejak pukul 13.00 WIB, dilakukan diskresi jalur satu arah menuju Bogor. Sementara dari pantauan di kawasan wisata Cipanas-Puncak, kepadatan jalan raya didominasi kendaraan berpelat nomor polisi B, terutama di kawasan Pasar Cipanas.
Dasep Wahyudin (34), warga Jakarta Pusat yang berlibur bersama keluarganya sempat merasakan kepadatan itu. Dirinya sempat terjebak macet di daerah Gadog, Kabupaten Bogor.
“Saya sudah tahu kalau libur panjang jangan terlambat berangkat kalau tidak mau terjebak macet menuju Puncak, makanya saya jam 09.00 WIB sudah sampai,” katanya.
Kontributor : Zian Alfath
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api
-
BRI dan Holding UMi Dorong Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan
-
Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions
-
Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI