SuaraJabar.id - Jalur Puncak Bogor ke arah Ciawi macet parah sampai 10 km, Minggu (16/8/2020) sore ini. Kemacetan terparah terjadi di dekat Taman Matahari arah ke Ciawi.
Di jalur itu padahal sudah diberlakukan sistem satu arah ke arah puncak. Namun kemacetan parah terjadi di Cipayung Datar, Taman Safari, Taman Wisata Matahari hingga masjid At-Ta'awun.
Salah satu warga yang ada di sana melaporkan mobilnya tidak bisa jalan karena kemacetan parah libur panjang pekan depan.
"5 jam stuck di jalur turun puncak, pasrahku dengan segala ke-bengkak-an kaki ini," kata pengguna twitter @deafilshaa.
Baca Juga: Jalur Puncak Siang Ini Macet, Polisi Berlakukan Oneway Arah Jakarta
Sementara pengguna twitter lain, Johanes melaporkan mobilnya hanya bisa jalan 100 meter dalam waktu 1 jam.
Pasien positif virus corona Indoneaia terus melonjak jelang HUT RI, 17 Agustus, Senin (17/8/2020) besok. Sampai Minggu (16/8/2020) total ada 139.549 orang yang dinyatakan positif Covid-19 se-Indonesia.
Berdasar data Satgas Penanganan Covid-19 yang dihimpun Suara.com melalui laman covid19.go.id pada Minggu sore terdapat penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 2.081 orang.
Sementara itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh atau negatif dari Covid-19 juga bertambah sebanyak 1.782 orang.
Sehingga, kekinian tercatat sebanyak 93.103 pasien telah dinyatakan sembuh.
Baca Juga: Suasana Pemkab Bogor Razia Warga Jakarta di Puncak untuk Rapid Test
Kendati demikian, angka kasus kematian akibat Covid-19 juga kembali bertambah sebanyak 79 orang.
Berita Terkait
-
Jalur Puncak II Tidak Direkomendasikan untuk Pemudik, Polisi Ungkap Kondisi Memprihatinkan
-
Libur Panjang, Jalur Puncak Macet Parah
-
Contraflow Jagorawi Ditutup! Arus Lalu Lintas Jakarta Kembali Normal
-
Lebih dari 1 Juta Kendaraan Menuju Puncak saat Liburan, Sepeda Motor Paling Banyak
-
Daftar Rute Alternatif Jalur Puncak Jika Cianjur Ditutup saat Libur Tahun Baru
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar