SuaraJabar.id - Yoga Novan Yasin (23) ditembak oleh otak tak dikenal. Penembakan misterius itu diduga dilakukan 4 orang dengan membawa motor di pertigaan Jalan Dipatiukur - Jalan Teuku Umar, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.
Yoga adalah warga Kabupaten Bandung. Penembakan misterius itu terjadi, Senin (24/8/2020) malam kemarin.
Suara.com sempat menghubungi korban, untuk mengetahui kronologis kejadian yang menimpanya, tapi hingga dengan ini, belum ada jawaban dari Yoga.
Hanya saja kronologis penembakan terhadap Yoga Novan Yasin, tertulis di akun media sosial Instagram nya, yang bernama @yoganovan melalui instastory.
Sebelum terjadi penembakan, sekira pukul 23.00 WIB, Yoga Novan Yasin bersama rekannya berencana untuk pergi dari kedai angkringan yang berada tak jauh dari lokasi kejadian penembakan.
Keduanya pun lantas pergi meninggalkan kedai, menggunakan sepeda motor. Baru saja menjalankan motornya, Yoga Novan Yasin dan temannya itu dihampiri seorang pemotor.
Pemotor tersebut, bahkan sempat menodongkan benda yang mirip sebuah pistol
"Kita berdua di hadang oleh laki laki memakai motor N-max abu-abu dengan menodongkan pistol berwarna hitam/hand gun, saya berhenti dan bertanya 'ada apa'," kata Yoga, yang dikutip pada Selasa pagi (25/8/2020), melalui akun Instagram-nya.
Saat itu, pemotor yang menghadang korban tak seorang diri.
Baca Juga: Yoga Novan Korban Penembakan Misterius di Bandung, Pelaku Diduga 4 Orang
Dari arah yang sama, datang dua orang lainnya yang juga menggunakan sepeda motor mengepung Yoga dan temannya.
Entah apa yang terjadi, saat korban dikepung salah seorang yang menghadangnya, langsung melakukan pemukulan dengan menggunakan benda yang mirip pistol tersebut.
"Saya sempat melawan keempatnya, namun saat saya sedang berusaha membela diri, saya melihat teman saya sedang di pegangin oleh satu orang dan kening nya ditodong pucuk senjata, saya langsung lari menyelamatkan teman saya," katanya.
Saat menarik temannya yang dalam kondisi ditodong pistol, salah seorang pelaku malah melakukan penembakan terhadap korban.
"Saya pegang tangan yang mau menembak, tapi sialnya teman yang satu nya menembak saya saat saya lengah, tepat di bagian muka bawah mata dan pinggir hidung, jarak nya kurang dari 5 cm menyebabkan saya hilang kendali," katanya.
Setelah ada penembakan itu, para pelaku pun langsung melarikan diri.
Berita Terkait
-
Mantan Petinggi Persib Bandung Ditunjuk Jadi Dirut Pos Indonesia
-
Faktor X yang Bikin Persib Kalahkan Persija di Perburuan Mariano Peralta
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Frans Putros Hengkang, Ini Respon Pelatih Persib Bandung
-
Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Lumpuhkan Begal Hidup-hidup, Dedi Mulyadi Siapkan Hadiah Rp5 Juta Hingga Rp50 Juta
-
Bongkar Korupsi Petral Hingga Akar, JAMPER Layangkan 4 Tuntutan Tegas ke Kejagung
-
IHR: Indonesia Derby 2026 Padukan Adu Cepat Kuda Terbaik dengan Keindahan Arena Tepi Pantai
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi