Karena itu, setidaknya dua keraton dan keluarga keraton di Cirebon menyatakan penolakan atas penobatan Luqman. Dengan menamakan diri Keluarga Besar Kesultanan Cirebon, mereka yang terdiri dari masing-masing Kesultanan Kanoman, Kesultanan Kacirebonan, dan Keluarga Keraton Mertasinga di Kabupaten Cirebon.
Sementara itu, Juru bicara Keluarga Besar Kesultanan Cirebon Pangeran Patih Tomi menyebut, selain Keraton Kanoman, Keraton Kacirebonan, dan Mertasinga, di dalamnya terdapat pula keluarga Kesultanan Kasepuhan.
"Kami sepakat menolak penobatan PRA Luqman Zulkaedin menjadi Sultan Sepuh XV," cetusnya.
Ketika sejarah peteng telah terkuak, pihaknya sebagai anak cucu Sunan Gunung Jati merasa berkewajiban meluruskan garis keturunan.
Bila tidak diluruskan, pihaknya mencemaskan beban besar yang akan ditanggung keturunan saat ini maupun di masa depan.
"Jangan sampai kota menanggung dosa kepada nenek moyang dan panutan kita, Syekh Syarief Hidayatullah Sunan Gunung Jati," tegasnya.
Menurutnya, kekeliruan yang terus menerus berpotensi menimbulkan kekisruhan tanpa henti. Karenanya, kebenaran sejarah harus ditegakkan dan diungkap jujur kepada khalayak luas. Bila jumenengan bagi Luqman tetap berlangsung, pihaknya mengancam tak akan mengakui pria muda itu sebagai Sultan Sepuh.
"Kalau sampai terjadi penobatan kepada yang bukan keturunan Sunan Gunung Jati, kami tidak bertanggung jawab," katanya.
Baca Juga: Innalillahi, Sultan Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat Mangkat
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
7 Fakta Kelam Kasus Rudapaksa Karawang: Saat Rasa Percaya Berujung Trauma Mendalam
-
Aksi 'Kucing-kucingan' Truk Sumbu 3 di Sukabumi: 75 Armada Terjaring Penyekatan Saat Arus Balik
-
Lautan Manusia di Pangandaran: 250 Wisatawan Terpisah dari Keluarga hingga Teror Kehilangan Barang
-
Darah di Balik Botol Intisari: Cekcok 'Kurang Bayar' Berujung Maut di Lingkar Selatan Sukabumi
-
Maut Menjemput di Arus Balik Sukabumi: Gagal Menyalip, Nyawa Perempuan Melayang di Kolong Truk