SuaraJabar.id - Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengaku mengenal tersangka kasus korupsi pengadaan ruang terbuka hijau (RTH) Kota Bandung, Dadang Suganda. Hal itu Oded utarakan pada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memeriksanya sebagai saksi.
Pemeriksaan Oded berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan berakhir pada pukul 12.30 WIB. Oded yang menggunakan kemeja batik, langsung disambut para awak media, yang tengah menunggu di Lobi gedung Sat Sabhara Polrestabes Bandung.
Oded mengatakan pemeriksaan yang dilakukan KPK terhadap dirinya, berkaitan dengan kasus korupsi RTH di Kota Bandung pada tahun 2012 lalu.
"Alhamdulillah saya tadi diperiksa sebagai saksi dimintai keterangan atas RTH di Kota Bandung," kata Oded, Jumat (4/9/2020).
Penyidik KPK, lanjut Oded, memberikan lima pertanyaan kepadanya. Di antaranya apa saja tugas pokok dan fungsi sebagai anggota dewan, kemudian penyidik juga menanyakan bagaimana proses pembahasan anggaran.
Kemudian ia juga ditanya soal apakah ia mengenal sosok Dadang Suganda yang merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan RTH di pemerintahan Kota Bandung tahun 2012.
"Ada lima atau enam pertanyaan yah tadi. Yang pertama tupoksi dewan biasa itu, kemudian bagaimana proses pembahasan anggaran dulu dan yang lainnya yang memang ditanya juga apakah kenal dengan nama Pak Dadang? Iya saya kenal, orang memang kenal. Kenalnya kan setiap orang kenal dia, dia orang dikenal kan. Cuman kenalnya di acara-acara umum," ucapnya.
Dalam kasus ini, sepengetahuan Oded, perubahan anggaran dalam proyek RTH, dikatakannya masih normatif. Pasalnya, menurut dia, undang-undang mengamanatkan setiap kota harus memiliki 30 persen ruang terbuka hijau.
"Ya saya kira kalau RTH kan begini, secara amanat Undang-Undang kan harus 30 persen, ya kita kan masih jauh. Kita menganggarkan saya kira memang secara normatif menganggarkan, semua juga sepakat," katanya.
Kontributor : Cesar Yudistira
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
Terkini
-
17 Alat Berat Dikerahkan Cari 32 Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Tembus Kabut Tebal
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 39: Bedah Tuntas Jenis Norma dan Sanksi Pelanggarannya
-
Dedi Mulyadi Bongkar Tambang Pongkor: Gurandil Bertaruh Nyawa, Siapa Bos yang Nikmati Hasilnya?
-
Cuma Modal 5 Juta Bisa Bawa Pulang Toyota? Ini 2 Pilihan Mobil Impian dan Simulasi Cicilannya
-
Update Mencekam Longsor Cisarua: 48 Jenazah Dievakuasi, 33 Warga Masih Hilang