SuaraJabar.id - Kabar soal resesi yang mengancam Indonesia membuat masyarakat bertanya-tanya, masih amankah belanja secara kredit saat ini?
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi tercatat minus, membuat bayang-bayang resesi mengancam Indonesia.
Resesi adalah penurunan aktivitas ekonomi signifikan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun. Dampak domino bisa terjadi seperti banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK), kredit macet dan sebagainya.
Lantas, masih amankah beli barang dengan cara kredit? Perencanaan Keuangan Rista Zwestika, S.Sos, AWP, CFP menjawabnya bisa aman dan bisa juga tidak aman.
Aman tidaknya mengajukan kredit harus berdasarkan perhitungan matang yang sudah dipersiapkan. Kekhawatiran Rista adalah banyak orang ajukan kredit karena modal nekat.
"Bisa iya (aman), bisa nggak (aman), karena kadang orang modal nekat sih, kalau tidak diperhitungkan secara tepat" jelas Resti saat berbincang dengan suara.com beberapa waktu lalu.
Persiapan dan perhitungan ajukan kredit adalah pastikan sudah punya dana darurat dan dana proteksi. Terlebih saat pandemi dan di tengah ancaman resesi maka dua dana ini harus dimiliki sebelum mengajukan kredit.
Jangan sampai hanya karena modal nekat, Anda malah tidak bisa membayar kredit saat tiba-tiba mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), pemasukan usaha berkurang drastis, hingga sama sekali tidak punya penghasilan.
"Kalau sekiranya kita melihat dana darurat belum ada, proteksi belum ada, kemudian income (pemasukan)nya juga berkurang kayaknya (ngajuin kredit) nggak dulu deh," jelas Rista.
Baca Juga: Resesi di Depan Mata, Lakukan 3 Hal Ini Agar Kondisi Keuangan Tetap Aman
Tapi jika Anda sudah memiliki semua persiapan dana darurat dan proteksi, cadangan untuk beberapa waktu ke depan, Rista tidak masalah jika Anda ingin mengajukan kredit.
"Dia melihat mampu untuk mengambil kredit saat ini ya kenapa enggak. Paling penting prediksi, kalau kira-kira resesi sampai tahun depan, kita bisa hidup atau nggak," ungkap konsultan pribadi di Finansialku.com itu.
Pentingnya dana darurat dan proteksi
Keberadaan dana darurat bisa membantu seseorang atau keluarga untuk menyambung hidup saat sama sekali tidak ada pemasukan. Dana darurat bisa dikumpulkan dengan cara menyisihkan penghasilan di luar kebutuhan sehari-hari.
Bisa juga dengan cara mengurangi pengeluaran yang tidak penting seperti makan di luar, koleksi barang bermerk, hingga dana berlibur.
Jumlah minimal dana darurat bagi yang single atau belum menikah yaitu 6 kali dari pengeluaran atau pendapatan per bulan. Tapi jika sudah menikah tapi belum memiliki anak, minimal 9 kali dari pengeluaran atau pemasukan.
Berita Terkait
-
Dukungan Dana Bergulir LPDB Koperasi Topang KDKMP Tamanmartani Tetap Eksis dan Berkembang
-
OTT KPK di BNPB, Eks Menkeu Purbaya Pernah Ingatkan Jangan Mark Up Dana Bencana
-
Suahasil Mau Ubah Pencairan Dana Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening Warga
-
Dibangun dari Atas, KDMP Dinilai Rentan Bangkrut saat Tak Lagi Disokong Negara
-
Mengapa Bank Mandiri Mau Jadi Bohir Gadai Saham Haji Isam Senilai Rp73 T?
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung
-
Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0
-
Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?
-
Braakk! Kecelakaan Elf dan Honda BR-V di Puncak Bogor, Satu Orang Meninggal Dunia
-
7 Laptop Intel Core Terbaik untuk Performa Kerja Maksimal