- Banjir melanda Kecamatan Pamarican, Ciamis, akibat luapan Sungai Citalahab, berdampak pada sekitar 300 Kepala Keluarga.
- Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyebut 164 warga dievakuasi sementara saat banjir terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026.
- Penanganan serius DAS Citalahab, termasuk perbaikan penahan tanah, ditekankan untuk mencegah terulangnya bencana banjir susulan.
SuaraJabar.id - Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kembali dilanda bencana banjir. Kali ini, banjir yang menggenangi pemukiman warga di Kecamatan Pamarican adalah dampak luapan Sungai Citalahab.
Peristiwa ini bukan yang pertama kali, sehingga Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa penanganan daerah aliran sungai harus dilakukan secara serius untuk mencegah kejadian berulang saat musim hujan.
"Ini akibat banjir yang kedua, di Sungai Citalahap, masyarakat yang terdampak ini kurang lebih ada 300 KK," kata Bupati Ciamis usai meninjau daerah yang terdampak banjir di Pamarican, Selasa, 17 Februari 2026.
Bupati Herdiat Sunarya melaporkan, ada 164 orang yang harus dievakuasi ke masjid sebagai tempat yang aman dan nyaman dari ancaman bencana banjir saat itu.
"Ada 164 orang yang dievakuasi di masjid, sekarang sudah mulai surut, sebagian juga sudah pada pulang ke rumahnya masing-masing," katanya.
Bupati Herdiat Sunarya menegaskan bahwa penyebab terjadinya banjir di daerah itu harus menjadi perhatian semua pemangku kepentingan, terutama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, serta membutuhkan koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat untuk penanganannya.
"Perbaikan tembok penahan tanah di aliran sungai itu. Ini harus penanganan secepatnya kalau tidak ada penanganan, ada hujan besar, ya pasti banjir lagi,” tegasnya. [Antara].
Berita Terkait
-
Hilal Tidak Terlihat di Jawa Barat, Puasa 1 Ramadan 1447 H Hari Kamis?
-
Jalur Wisata Curug Cibeureum TNGGP Ditutup Sementara Akibat Longsor, Wisatawan Diminta Bersabar
-
143 Juta Orang Diprediksi Mudik, Menhub: Jawa Barat Jadi Titik Fokus
-
Purwakarta Punya Gaya, 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Alam Wajib, Cocok Buat Healing
-
Korupsi Lahan di Subang, Lima Pejabat Desa Cibogo Jadi Tersangka
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Gunakan Teknik Stripping, Pemuda Sukabumi Sukses Cetak 3.000 Anakan 'Ikan Dewa' yang Langka
-
Persib Bandung Menggila, Gakuto Notsuda dan Ragnar Oratmangoen Resmi Gabung
-
BRI Tingkatkan Pengendalian Internal dan Manajemen Risiko untuk Cegah Fraud
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati