SuaraJabar.id - Pengelola hotel di kawasan Puncak-Cianjur, Jawa Barat, memberikan sejumlah kemudahan dan jaminan bagi wisatawan yang hendak berkunjung. Salah satunya memberikan potongan harga dan jaminan kesehatan selama berada di kawasan rendah penyebaran.
"Untuk meningkatkan kembali angka kunjungan selama PSBB Jakarta dan sejumlah wilayah lainnya, pengelola melakukan berbagai promo mulai dari diskon hingga jaminan pemeriksaan kesehatan," kata Ketua PHRI Cianjur, Nano Indra Praja saat dihubungi di Cianjur, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (23/9/2020).
Ia mengatakan sejak penetapan kembali PSBB Jakarta, tingkat kunjungan wisatawan mengalami penurunan yang cukup tajam, terutama pada akhir pekan yang hanya mencapai 20 persen dibandingkan pekan sebelumnya.
Oleh karena itu, untuk meningkatkan kembali tingkat hunian tamu, yang pada akhir pekan hanya mencapai sekitar 20 sampai 30 kamar yang terisi, dan pada hari kerja hanya 10 sampai 15 kamar yang terisi, maka kebijakan promo ini dilakukan.
Baca Juga: Beras Bansos Campur Plastik, Dinsos Lapor Polisi Jika Ada Kesengajaan
Nano memastikan penerapan protokol kesehatan di masing-masing hotel dan restoran di kawasan tersebut tetap diperketat, mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan setelah beraktivitas di luar kamar.
Beberapa promo yang ditawarkan pengelola hotel di Puncak-Cianjur antara lain penetapan harga murah serta tawaran untuk bekerja dari hotel atau Work From Hotel maupun belajar daring di hotel seperti yang diberikan Le Eminence Hotel.
Markom Manager Le Eminence Hotel M Rizky Sutrisna mengatakan tingkat kunjungan ke hotel baru mengalami peningkatan sejak dua hari terakhir, setelah berbagai promo diberikan untuk tamu yang datang, termasuk pemeriksaan kesehatan hingga jaminan kesehatan lingkungan dari Satgas Covid-19 Cianjur.
"Pekan pertama tepatnya hari biasa setelah PSBB Jakarta, tingkat kunjungan terjun bebas, namun seiring dengan berbagai promo yang diberikan untuk Work From Hotel yang kami berikan ada peningkatan angka kunjungan, setiap harinya ada 15 sampai 20 kamar yang terisi," katanya.
Berbagai fasilitas juga diberikan pihak hotel bagi tamu yang mengambil berbagai promo tersebut, termasuk promo sekolah dari hotel, seperti printer dan mesin fotokopi, serta alat penunjang kerja layaknya di kantor atau di sekolah.
Baca Juga: PT KAI Gratiskan KA Siliwangi Ciranjang-Cipatat hingga Akhir September
"Tentunya dengan harga paket yang menggiurkan seperti harga kamar yang biasa ditawarkan Rp2 juta per malam turun menjadi Rp900 ribu per malam ditambah kemudahan layaknya di kantor atau sekolah, ditambah dengan makanan atau minuman yang biasa tersedia di kantor secara gratis," katanya.
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Jalur Puncak II Tidak Direkomendasikan untuk Pemudik, Polisi Ungkap Kondisi Memprihatinkan
-
Kronologi Kecelakaan Maut di Cianjur, Bus Serempet Motor Hingga Lansia Tewas
-
Ramzi Dilantik jadi Wabup Cianjur, Penampilan Anak dan Istri Disebut seperti Tertukar
-
Ramzi Dilantik Prabowo, Masih Tak Percaya Jadi Wabup Cianjur
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar