SuaraJabar.id - Tujuh rumah di Kampung Cibodas, Desa Naringgul, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur mengalami perampokan, Selasa (27/10/2020).
Berdasarkan keterangan saksi, mereka merasa dihipnotis saat perampok beraksi.
Fakta ini diungkap Kapolsek Naringgul AKP Yayan Suhanarya. Ia mengatakan, berdasarkan keterangan saksi korban, mereka merasa dihipnotis oleh pelaku.
“Ada beberapa fakta baru hasil pemeriksaan dari para saksi, tentu saha temuan ini kami perdalam lagi,” tuturnya dilansir AyoBandung.com-jaringan Suara.com, Kamis (29/10/2020).
Ia mengatakan, korban biasanya bangun pukul 02.00 malam untuk salat tahajud. Namun malam itu mereka tertidur pulas hingga pukul 05.00 subuh.
“Keterangan korban tidak hanya dialami satu orang, ada lagi korban yang handphone nya itu disimpan di saku saat tidur, tapi tanpa kerasa diambil begitu saja,” ucapnya.
Yayan menerangkan, saat ini ia sudah berkordinasi dengan Satreskrim Polres Cianjur untuk melacak keberadaan komplotan pelaku pembobol 7 rumah dalam semalam.
“Sedang kita lacak mereka, sudah ada gambaran. Mudah-mudahan secepatnya dapat kita tangkap para pelaku ini,” katanya.
Kami sudah berkomitmen pada korban untuk sekuat tenaga menangkap pelaku yang diduga bukan dilakukan satu orang, melainkan lebih dari satu.
“Ada warga yang melihat mobil di jalan menurunkan orang, lalu dengan kode klakson mereka langsung naik lagi setelah melalukan aksinya,” ungkapnya.
Baca Juga: Pendaki Pose Bugil di Gunung Gede, Senior Wanadri: Awas Hipotermia
Tidak tanggung-tanggung, dari ketujuh rumah tersebut, komplotan maling itu berhasil menggondol 13 buah ponsel dan satu unit motor Honda Beat.
Haji Abdulah (52) yang rumahnya dibobol maling mengaku tidak sadar jika rumahnya dimasuki pelaku. Ia baru sadar saat akan menunaikan salat Subuh.
“Saya tidak tahu rumah saya kemalingan, cuman pasal mau salat subuh di luar rumah ramai tetangga pada recok ada maling tadi malam,” ujar Abdullah, Selasa (27/10/2020).
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga: 481 Siswa Mengeluh Sakit
-
Pengembang Properti Perkuat Konsep Kawasan Terpadu, Ini Strateginya
-
Jaro Ade : 417 Siswa SMP di Dramaga dan Petir Diduga Keracunan MBG
-
Ratusan Siswa SMPN 1 dan 2 Dramaga Diduga Keracunan MBG, Sejumlah Korban Dirawat