SuaraJabar.id - Petinggi klub Persib Bandung Umuh Muchtar kini tengah disibukan dengan aktivitasnya memelihara ikan arwana. Rupanya, Umuh berminat untuk menggeluti bisnis ikan arwana jenis Super Red.
Mantan Manajer Persib itu mulai melirik bisnis ikan air tawar karena kehilangan mobilitasnya selama pandemi virus Corona. Ia mengaku tak banyak hal yang bisa dilakukan karena harus lebih banyak diam di rumah.
Alhasil, Umuh pun memutuskan untuk membeli ikan arwana dan memeliharanya di kediamannya, yang berlokasi di Kampung Ciluluk, Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.
"Awalnya mulai pelihara pada bulan April atau Mei (2020) lah. Daripada santai gak karuan ya," ungkap Umuh belum lama ini.
Awalnya, kata dia, hanya iseng saja memelihara beberapa arwana. Namun, ternyata dari segi bisnis cukup menjanjikan, apalagi spesies arwana yang dipelihara Umuh merupakan jenis super red yang notabene memiliki harga selangit.
Arwana yang berasal dari pedalaman Kalimantan Tengah itu banyak digemari oleh penghobi ikan hias. Selain harganya yang fantastis, super red pun memiliki kelebihan mampu bermutasi warna merah pada beberapa bagian tubuhnya kala beranjak dewasa.
"Awalnya, coba-coba, terus banyak juga yang beli. Kata cucu bilang bagus prospeknya. Tadinya laku 1-2 sampai lima, terus aja banyak, jadi ya udah beli banyak dan dijual lagi," tukasnya.
Kini ada puluhan arwana super red yang menghiasi isi akuarium berukuran jumbo di kediaman Umuh. Per ekor anakan, Umuh membeli ikan hias itu rata-rata dengan harga Rp 4 juta.
"Ini kalau yang kecil Rp 4 juta, belinya dari Bogor. Rencana harus ada 150 ekor lah," jelasnya.
Baca Juga: Wonderkid Persib Bandung Ini Tak Menyangka Dipanggil oleh Shin Tae-yong
Selain dari segi bisnis, Umuh pun mengaku memelihara ikan hias bisa menghilangkan stres.
"Ya bisa menghilangkan stress juga. Jadi tempat nongkrong saya juga sekarang," tutur Umuh yang kini menjabat sebagai salah satu Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) itu.
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa