Hal ini dilakukan untuk menjangkau lebih banyak peserta di seluruh Indonesia. Acara penghargaan virtual yang diadakan hari ini juga dapat diakses oleh publik di Indonesia maupun dari luar negeri.
Kondisi perupa tanah air di tengah pandemi ini memang serba sulit. Pameran sebagai sumber penghasilan saat ini sulit dilaksanakan, salah satu caranya dilaksanakan secara virtual.
Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hilmar Farid menyatakan dapat memahami kesulitan yang dihadapi pekerja seni selama pandemi. Untuk itu, pemerintah sudah memiliki program berupa bantuan langsung, juga tengah dirancang skema lain misalnya pengadaan insentif modal.
Salah satu program Kemendikbud yang telah berjalan untuk mendukung kehidupan para seniman di tengah pandemi yakni melalui pameran daring "Solidaritas Perupa Indonesia Lawan Corona".
Kegiatan ini merupakan proyek pameran seni dengan sistem open call. Para seniman diharapkan mengumpulkan karya dua atau tiga dimensi bertema cara bertahan hidup dalam masa pandemi COVID-19. Penyelenggara pameran akan mengalokasikan dana Rp4 juta untuk setiap seniman yang lolos proses seleksi.
Hal ini kemudian tercermin dalam pameran-pameran seni berikutnya, tema-tema pandemi COVID-19 kerap menghiasi lukisan yang dihasilkan oleh para perupa.
Gambaran pandemi juga dapat dilihat dari karya-karya yang menjadi pemenang di ajang "UOB Painting of the Year 2020" selain Prabu Perdana dengan judul "Isolated Garden", juga ada Danni Febriana dengan judul "Dialogue with the other", Farhan Siki dengan judul "On the way", Etza Meisyara dengan judul "Eternal Duality dan Enka Komariah dengan judul "Doa Kami".
Kemudian untuk kategori pendatang baru yakni Michelle Felicia Darmawan dengan judul "This Too Shall Pass", Salsabila Yasmin dengan judul "Scheming Visions", Agapitus Ronaldo dengan judul "Kerinduan" dan Desta Aji Saputra dengan judul "Ayo. Ayo. Ayo!". (Antara)
Berita Terkait
-
Pelatih Borneo FC Akui Harus Peras Keringat Lebih Demi Kalahkan Persib Bandung
-
Borneo FC vs Persib, Federico Barba Antisipasi Juan Villa dan Mariano Peralta
-
Persib Bandung Tanpa Thom Haye saat Hadapi Borneo FC, Bojan Hodak Buka Suara
-
Bojan Hodak Ungkap Dua Pemain Borneo FC yang Perlu Diwaspadai
-
Duel Borneo FC vs Persib Bandung Tak Menarik untuk Pelatih Persija Jakarta
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja
-
BRI Tawarkan Diskon di Merchant Favorit untuk Momen Bukber Ramadan
-
Magnet Kuat Kota Intan: Garut Bakal Jadi 'Lautan Manusia' di Mudik Lebaran 2026
-
Arus Mudik Lebaran 2026: 25 Juta Warga Jabar Siap Pulang Kampung, Kapan Waktu Terbaik Berangkat?
-
Terhempas dari Atap Angkot: Kisah Pilu Pria di Sukabumi yang Terjatuh Saat Jaga Karangan Bunga