Andi Ahmad S
Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54 WIB
Ilustrasi longsor di Bandung. (Freepik)
Baca 10 detik
  • PT PLN menghentikan sementara proyek PLTA Upper Cisokan di Jawa Barat akibat bencana tanah longsor pada Minggu, 3 Mei 2026.
  • Kejadian longsor yang dipicu curah hujan tinggi tersebut dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun gangguan pada pekerja di lapangan.
  • PLN bersama BPBD melakukan sterilisasi lokasi, pemetaan struktur tanah, dan peninjauan keamanan untuk mengantisipasi potensi risiko longsor susulan di area proyek.

SuaraJabar.id - Sebuah insiden tanah longsor telah menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat.

PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) mengambil langkah tegas ini menyusul terjadinya longsor di area proyek, sebagai upaya antisipasi dan penanganan awal di lokasi terdampak.

Kejadian ini kembali menyoroti tantangan pembangunan energi bersih di tengah kondisi geografis Indonesia yang rentan bencana alam.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP Jawa Bagian Tengah, Ferdyan Hijrah Kusuma, menjelaskan situasi darurat ini.

"Benar, telah terjadi longsor akibat curah hujan tinggi. Sebagai langkah tindak lanjut, area tersebut beserta lokasi yang berpotensi longsor telah kami sterilkan dan juga menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan,” ujarnya dilansir dari Antara, Minggu (3/5/2026).

Dirinya menyebut langkah penghentian sementara tersebut saat ini diikuti dengan proses peninjauan oleh tim teknisi PLN di lapangan.

Peninjauan dilakukan untuk memetakan kondisi struktur tanah serta memastikan tingkat keamanan sebelum pekerjaan dapat kembali dilanjutkan.

Dirinya menegaskan, setelah kejadian tersebut pihaknya langsung mengambil langkah pengamanan dengan mensterilkan area sekitar lokasi longsor.

Pihaknya juga memastikan bahwa saat kejadian longsor tidak terdapat aktivitas pekerjaan di area terdampak sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun gangguan terhadap pekerja di lapangan.

Baca Juga: Sempat Terputus Total, Jalur Bungbulang Garut Kini Bisa Dilalui Kendaraan dari Dua Arah

“Saat terjadinya longsor tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi tersebut dan tidak ada korban jiwa atas bencana ini,” tambahnya.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat juga bergerak melakukan penanganan dengan mengerahkan tim ke lokasi kejadian.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari koordinasi lintas sektor untuk memastikan kondisi pasca-longsor.

Kepala Pelaksana BPBD Bandung Barat Asep Sehabbudin mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat Rongga dan memastikan tidak adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kami juga dari BPBD akan menerjunkan anggota Sabtu hari ini guna penanganan di lokasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, BPBD bersama unsur terkait akan melakukan pendataan di lapangan sekaligus pemetaan potensi kerawanan di sekitar area proyek.

Load More