Andi Ahmad S
Senin, 27 April 2026 | 17:56 WIB
Sejumlah petugas membersihkan material longsoran tanah yang menutup badan Jalan Raya Bungbulang-Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Polres Garut)
Baca 10 detik
  • Jalan Raya Bungbulang-Caringin di Kabupaten Garut kembali normal setelah sempat tertutup longsor sejak Rabu (22/4) malam.
  • Petugas gabungan berhasil mengevakuasi material longsor menggunakan alat berat demi memulihkan mobilitas masyarakat dan distribusi barang.
  • Kepolisian mengimbau pengguna jalan tetap waspada saat melintasi jalur tersebut karena lokasi masih tergolong daerah rawan longsor.

SuaraJabar.id - Kabar gembira datang bagi para pengguna jalan di jalur selatan Kabupaten Garut. Jalur utama di wilayah Bungbulang, yang sebelumnya sempat ditutup akibat bencana tanah longsor, kini telah kembali normal dan dapat dilintasi kendaraan bermotor dari kedua arah.

Pemulihan akses ini adalah hasil kerja keras dan cepat dari petugas gabungan, memastikan mobilitas masyarakat dan distribusi barang kembali lancar.

Sebelumnya, Jalan Raya Bungbulang-Caringin, sebagai jalur selatan Garut, sempat ditutup sejak Rabu (22/4) malam.

Material longsor yang menimbun badan jalan menghambat total akses lalu lintas, menyebabkan kemacetan dan gangguan signifikan bagi warga serta aktivitas ekonomi.

Namun, berkat upaya penanganan yang sigap, kondisi kini telah pulih. Kepala Seksi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adhi, mengonfirmasi kabar baik ini. "Sudah kembali normal," katanya.

Ia menuturkan, bencana tanah longsor akibat hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Garut itu telah menutup badan Jalan Raya Bungbulang-Caringin sebagai jalur selatan Garut sejak Rabu (22/4) malam.

Sejak kejadian itu, kata dia, jalur selatan tidak bisa dilintasi kendaraan bermotor dari kedua arah, sehingga kepolisian melakukan penutupan jalur kemudian mengalihkan arus kendaraan ke jalur alternatif.

Ia menyampaikan, sejumlah personel kepolisian maupun dari instansi lainnya menurunkan kendaraan alat berat untuk memudahkan proses evakuasi menyingkirkan material longsoran tanah.

"Jalur tersebut sempat dibuka tutup, kemudian saat ini dipastikan sudah normal, lancar dari kedua arah," katanya.

Baca Juga: Kabar Terbaru Jalur Selatan Garut, Buka Tutup Jalan di Bungbulang Usai Tertimbun Longsor

Ia mengatakan, jalur tersebut merupakan daerah rawan kejadian bencana tanah longsor, terutama saat musim penghujan sehingga pengendara harus selalu waspada dan hati-hati saat melintas daerah itu.

Meski saat ini jalur sudah bisa dilintasi kendaraan, kata dia, pengendara tetap harus waspada saat melewati jalur tersebut karena khawatir ada longsor susulan di lokasi yang sama.

"Tetap waspada saat melewati jalur rawan longsor," katanya.

Kepala Polsek Bungbulang AKP Priyo Sumbodo mengatakan, proses evakuasi material longsoran tanah melibatkan petugas dari Dinas PUPR Provinsi Jabar yang menurunkan alat berat.

Petugas tersebut, kata dia, terlebih dahulu membenahi tanah tebing agar tidak terjadi longsoran susulan, selanjutnya mengevakuasi seluruh tumpukan material longsoran tanah yang menutup badan jalan.

"Tebing dipapas dulu, kalau tidak dipapas bakal longsor lagi, setelah itu baru dibersihkan di longsoran bawahnya," kata Priyo. [Antara].

Load More