Andi Ahmad S
Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:51 WIB
Kawasan Sentul City di Kabupaten Bogor, Jawa Barat [ist]
Baca 10 detik
  • PT Sentul City Tbk meraih pendapatan Rp744 miliar pada semester pertama 2026 berkat penjualan properti.
  • Lonjakan laba bersih perseroan mencapai Rp88 miliar atau naik 387% dibanding periode sebelumnya tahun lalu.
  • Pencapaian positif tersebut didorong oleh percepatan serah terima unit dan efisiensi operasional manajemen perusahaan.

SuaraJabar.id - PT Sentul City Tbk membukukan capaian kinerja keuangan yang sangat positif sepanjang semester pertama tahun 2026.

Pertumbuhan signifikan pada pendapatan serta efisiensi operasional mendorong lonjakan laba bersih perseroan hingga lebih dari tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan pada enam bulan pertama tahun 2026, PT Sentul City Tbk berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp744 miliar.

Angka ini mencatatkan kenaikan sebesar 54% dibandingkan capaian semester pertama tahun lalu yang berada di angka Rp484 miliar.

Peningkatan pendapatan yang solid tersebut berimbas langsung pada lonjakan laba bersih perseroan.

BKSL berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp88 miliar, atau melesat hingga 387% dari posisi semester I tahun lalu yang sebesar Rp18 miliar.

Rapor cemerlang ini turut mencerminkan tingkat profitabilitas perseroan yang kuat, di mana BKSL berhasil mengamankan:

  • Margin Laba Kotor (Gross Profit Margin): 53%
  • Margin Laba Operasi (Operating Profit Margin): 28%
  • Margin Laba Bersih (Net Profit Margin): 12%

Pertumbuhan pendapatan perseroan sepanjang semester I-2026 terutama ditopang oleh segmen penjualan lahan siap bangun, rumah hunian, ruko, serta apartemen yang menyumbang kontribusi terbesar mencapai Rp620 miliar.

Selain segmen properti utama, unit bisnis pendukung juga memberikan performa yang positif:

Baca Juga: Di Tengah Efek Pemangkasan TKD, Pemkab Bogor Pastikan Gaji Pegawai dan Operasional Tetap Aman

  • Segmen Hotel, Restoran, dan Taman Hiburan: Menyumbangkan pendapatan sebesar Rp81 miliar.
  • Segmen Pengelolaan Kota (Town Management): Menyumbang pendapatan sebesar Rp43 miliar.

Pencapaian signifikan ini didorong oleh percepatan proses serah terima unit (handover) kepada para konsumen serta meningkatnya tingkat kepercayaan pasar terhadap proyek-proyek yang dikembangkan Sentul City.

Investor Relations & PR Media PT Sentul City Tbk, Maesa Putri, menyampaikan bahwa fokus utama perseroan terletak pada kepuasan pelanggan dan ketepatan waktu penyerahan unit.

"Perseroan senantiasa berupaya untuk memberikan prioritas pada kepuasan pelanggan dengan memastikan proses dari awal hingga serah terima ke tangan konsumen berjalan dengan lancar karena inilah fondasi utama dalam menjaga kepercayaan konsumen dalam industri properti," ungkap Maesa Putri.

Selain fundamental keuangan yang kuat, daya tarik kawasan Sentul City terus meningkat seiring pergeseran preferensi konsumen yang mencari hunian berkualitas di luar pusat kota.

Mengusung konsep Wellness Living in True Nature, kawasan kawasan ini menawarkan keunggulan topografi perbukitan pada ketinggian lebih dari 300 meter di atas permukaan laut (MDPL) dengan kualitas udara segar dan lingkungan yang rileks.

Keunggulan lingkungan tersebut dipadukan dengan ketersediaan fasilitas gaya hidup modern yang lengkap, meliputi:

Load More