Scroll untuk membaca artikel
Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana
Rabu, 25 November 2020 | 10:19 WIB
Pisang (Pixabay/_Alicja_)

Sebuah ulasan pada 2017 lalu menemukan bahwa suplemen kalium mengurangi tekanan darah bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.

"Makanan yang mengandung potasium yang baik dan rendah natrium bisa mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan stroke," catat Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Dalam hal ini pisang mempunyai kandungan kalium dan rendah natrium. 

Membantu Menurunkan Berat Badan

Pisang dapat membantu merasa kenyang lebih cepat. Kombinasi pektin dan pati resistennya menunda pengosongan perut dan membuat makan lebih sedikit kalori.

Baca Juga: Mengandung Zat Berbahaya, Amankah Styrofoam untuk Bungkus Makanan?

"Pisang hijau lebih baik untuk ini karena ketika pisang matang atau menua, ia kehilangan pektin. Selain itu, semakin hijau pisang, semakin tahan pati yang dikandungnya," kata Moreno.

Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

Kesehatan Pencernaan

Pisang yang sudah matang dapat melancarkan buang air besar. "Pati kurang resisten dan lebih banyak serat bisa menggerakkan tinja," kata Moreno. Seratnya larut, menarik air yang membikin feses lebih gampang dikeluarkan.

Meski begitu, pisang yang berwarna hijau atau lebih hijau dapat memicu sembelit. Hal itu karena jumlah pati dan pektin resisten yang lebih tinggi. Pisang jenis ini bakal memperlambat proses pencernaan perut.

Baca Juga: 6 Manfaat Kacang Tanah, Ternyata Bisa Mengurangi Tanda Penuaan Kulit

Load More