SuaraJabar.id - Pisang kerap dijadikan buah penutup makan besar. Selain nikmat, pisang termasuk makanan sehat karena mengandung berbagai vitamin, protein, serat, magnesium, dan lainnya.
"Pisang terkenal dengan kandungan kaliumnya, menyediakan sumber B6 dan serat yang signifikan di mana memainkan peran penting dalam fungsi tubuh seperti mengurangi kolesterol dan menyeimbangkan suasana hati," ungkap Lisa Richards, konsultan nutrisi bersertifikat pada Insider.
Masih melansir dari Insider, berikut beberapa manfaat pisang untuk kesehatan, antara lain:
Mengatur Gula Darah
Baca Juga: Mengandung Zat Berbahaya, Amankah Styrofoam untuk Bungkus Makanan?
Pisang mengandung pektin dan pati resisten yang dapat membantu menurunkan gula darah. Richards mengatakan bahwa serat larut ini meningkatkan sensasi kenyang, mencegah makan berlebih, serta memperlambat laju pencernaan.
Selain itu, indeks glikemik (GI) pisang adalah 30 hingga 60 tergantung kematangannya. "Semakin rendah GI, semakin kecil kemungkinan makanan akan menyebabkan lonjakan cepat (gula darah)," ujar Richards.
Menjaga Kesehatan Jantung
Kalium pada pisang berfungsi sebagai elektrolit yang berperan penting untuk mengatur kontraksi otot.
"Karena jantung adalah otot, kalium dan kesehatan jantung sangat erat kaitannya," ucap Monica Auslander Moreno, MS, RDN, ahli diet utama di Miami's Essence Nutrition.
Baca Juga: 6 Manfaat Kacang Tanah, Ternyata Bisa Mengurangi Tanda Penuaan Kulit
Mengontrol Tekanan Darah
Sebuah ulasan pada 2017 lalu menemukan bahwa suplemen kalium mengurangi tekanan darah bagi penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi.
"Makanan yang mengandung potasium yang baik dan rendah natrium bisa mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan stroke," catat Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Dalam hal ini pisang mempunyai kandungan kalium dan rendah natrium.
Membantu Menurunkan Berat Badan
Pisang dapat membantu merasa kenyang lebih cepat. Kombinasi pektin dan pati resistennya menunda pengosongan perut dan membuat makan lebih sedikit kalori.
"Pisang hijau lebih baik untuk ini karena ketika pisang matang atau menua, ia kehilangan pektin. Selain itu, semakin hijau pisang, semakin tahan pati yang dikandungnya," kata Moreno.
Kesehatan Pencernaan
Pisang yang sudah matang dapat melancarkan buang air besar. "Pati kurang resisten dan lebih banyak serat bisa menggerakkan tinja," kata Moreno. Seratnya larut, menarik air yang membikin feses lebih gampang dikeluarkan.
Meski begitu, pisang yang berwarna hijau atau lebih hijau dapat memicu sembelit. Hal itu karena jumlah pati dan pektin resisten yang lebih tinggi. Pisang jenis ini bakal memperlambat proses pencernaan perut.
Berita Terkait
-
Tips Aman Mudik Lebaran 2025 Pakai Mobil Pribadi, Lengkap dengan Menu Makanan Sehat!
-
Ampuh seperti Botox? Membedah Morning Routine Ashton Hall: Oleskan Kulit Pisang ke Wajah
-
Daftar 3 Serat Ajaib Jaga Kesehatan Usus, Lengkap dengan 6 Buah Bikin Kenyang Lebih Lama Saat Puasa
-
Rahasia Kemasan Ramah Lingkungan dari Pisang Goreng Bu Nanik, Pelaku UMKM Mesti Tahu
-
Tradisi Berburu Takjil di Ramadan: Ini 5 Pilihan Lezatnya!
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar
-
Menjelang Lebaran, Wamen BUMN Pastikan Kesiapan Stok Uang