SuaraJabar.id - Pelaku kejahatan seperti pencuri, jambret atau begal biasanya memilih sepeda motor yang memiliki tenaga besar. Pilihan jatuh pada motor yang bisa dilajukan dengan kecepatan tinggi agar mereka tak dapat dengan mudah tertangkap warga atau polisi.
Dulu, motor batangan lansiran Yamaha yakni RX King sempat menjadi pilihan pelaku kejahatan. Tak heran, karena motor yang sempat mendapatkan julukan "motor jambret" ini memiliki bobot yang ringan dan tarikan yang kuat.
Namun berbeda dengan pelaku kejahatan pada umumnya, DR alias Emon tidak menggunakan sepeda motor berperforma tinggi. Ia memilih "bike to work" alias menggunakan sepeda ketika beraksi mencuri rumah warga.
Sepeda yang dipilihnya pun unik, Emon menggunakan sepeda antik ontel setiap kali beraksi.
Meski hanya menggunakan sepeda ketika beraksi, bukan berarti Emon merupakan maling kacangan. Sebelum tertangkap, ia berhasil membobol 40 rumah korbannya.
Wakapolresta Bandung AKBP Dwi Indra Laksmana mengatakan, Emon merupakan tersangka pencurian spesialis rumah.
"Dia biasa mencuri apa saja yang ada di dalam rumah," tutur Dwi, Senin (30/11/2020).
Terakhir, rumah yang disambanginya berada di Kecamatan Paser pada akhir oktober lalu. Dua buah telepon genggam dan uang sebesar Rp300.000 dibawa kabur oleh Emon.
"Biasa melakukan pencurian pada malam hari, sasarannya rumah. Total ada 40 TKP," ungkapnya.
Baca Juga: Bandung Sekarang Punya Rumah Khusus Sepeda, Buat Apa?
Dwi membenarkan jika dalam menjalankan aksinya, sebagai alat transportasi Emon selalu menggunakan sebuah sepeda ontel. Sepeda klasik tersebut selalu dibawa Emon ketika melakukan pengintaian dan menggasak isi rumah.
Bukan hanya rumah kosong, dia juga berani membobol rumah berpenghuni, ketika pemilik rumah lengah atau sudah tidur. Karena hanya membawa sepeda ontel, barang yang dicuri Emon biasanya berukuran kecil seperti perhiasan, telepon genggam, uang sampai burung merpati.
"Barang hasil curiannya dijual kepada penadah," imbuhnya.
Emon sendiri mengaku menggunakan sepda ontel saat menjalankan aksinya dikarenakan tidak memiliki kendaraan lain.
"Tidak punya sepeda motor, jadinya pakai ontel," katanya.
Atas perbuatannya Emon diancam pasal 363 KUPindana. Selain itu, Polisi juga mengamankan dua orang lain yakni UN dan IM yang menjadi penadah barang curian Emon.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong
-
65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung
-
Bikin Elus Dada! Anak di Gunungsindur Bogor Tega Aniaya Sang Ayah Hingga Meninggal
-
Bantah Isu Fasilitas Khusus, Pengacara: Ferdy Sambo Huni Sel Blok A 2.5 Lapas Cibinong
-
Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat