SuaraJabar.id - Sejumlah massa dari organisasi Front Pembela Islam (FPI) sambangi Mapolresta Bandung, Selasa (15/12/2020). Mereka mendesak polisi untuk segera membebaskan imam besar mereka, Habib Rizieq Shihab.
Mereka juga menyampaikan aspirasi agar pihak kepolisian mengusut terkait tewasnya enam anggota FPI, yang ditembak oleh kepolisian Polda Metro Jaya, di Kawarang, beberapa waktu lalu.
Massa yang berjumlah kurang lebih 200 orang itu, menggeruduk Mapolresta Bandung pada siang hari tadi. Pihak kepolisian pun, melakukan penjagaan, untuk menertibkan aksi massa tersebut.
Polisi kemudian memberikan kesempatan pada 6 perwakilan dari massa aksi untuk menemui Kapolresta Bandung.
Baca Juga: FPI Bogor Ancam Geruduk Polda Metro Jaya untuk Bebaskan Habib Rizieq
"Tadi kita sambut mereka. Kita terima dan kita sampaikan aspirasi mereka. Alhamdulillah kegiatan penyampaian pendapat berjalan lancar," singkat Kapolresta Bandung, Kombes Pol Hendra, via pesannya.
Setelah aspirasi disampaikan, massa pun langsung membubarkan diri. Selama berlangsungnya aksi, Hendra mengungkap, tidak ada kericuhan atau keributan.
"Aspirasi mereka, minta HRS (Rizieq Shihab) dibebaskan," pungkasnya.
Ahmad (37) warga sekitar Mapolresta Bandung menuturkan, massa simpatisan Habib Rizieq ini menggelar demo dengan membawa mobil komando dan beberapa perangkat aksi seperti spanduk dan poster.
Menurutnya, ada satu spanduk berwarna hitam bertuliskan "1965 penculikan dan pembantaian 7 jendral revolusi. Tahun 2020 penculikan dan pembantaian 6 laskar revolusi akhlaq, siapakah pelakunya???, siapakah otaknya???".
Baca Juga: Rekonstruksi Laskar FPI Ditembak Mati Polisi Belum Tuntas, Ada Lanjutan
"Tadi aksi biasa aja, tertib juga," ujarnya ketika dihubungi via telepon.
Berita Terkait
-
FPI Tegaskan Tidak Ada Agenda Politik dalam Pertemuan Habib Rizieq dengan Wamenaker Noel
-
Wamenaker Noel Sowan ke Markas FPI, Habib Rizieq Minta Tekan Angka Pengangguran
-
Meski FPI Dukung RK-Suswono, Rizieq Shihab Tak Nyoblos di Pilkada, Kenapa?
-
Susul FPI dkk, Dewan Dakwah Jakarta Ikut Dukung RK-Suswono, Apa Alasannya?
-
Reuni 411: Jokowi Dituntut Diadili, Gibran Dituntut Ditangkap Atas Akun Fufufafa
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar