SuaraJabar.id - Anggota polisi mengamankan sebuah mobil komando yang dipakai pendukung Habib Rizieq Shihab untuk orasi dalam aksi massa yang dikenal dengan sebutan 1812 di Jakarta, kemarin.
Wujud mobil komando yang jadi persoalan itu membikin sebagian orang penasaran. Pegiat media sosial Denny Siregar salah satu yang ingin tahu.
Setelah melihat rupa mobil komando melalui media, Denny Siregar berujar dengan kesan mengejek.
"Gua kira mobil komando yang diributkan FPI karena disita aparat tuh gimana gitu, besar, gagah dan menggetarkan. Ini sih bukan mobil komando. Tepatnya, mibil kimindi," kata Denny Siregar, tokoh yang selama ini sering mengkritisi aksi FPI.
Komentar Denny Siregar memantik beragam komentar bernada ejekan terhadap penampakan mobil komando itu dari sejumlah netizen.
Kemarin, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus menjelaskan kenapa mobil itu diamankan. "Ada satu mobil yang mereka biasa dinamakan mobil komando yang kita amankan, karena memang yang jadi provokasi setiap ada demo."
Yusri mengatakan kendaraan tersebut memang kerap ada dalam setiap unjuk rasa, namun kendaraan ini diamankan karena bukan digunakan untuk menyampaikan pendapat, melainkan menyebar provokasi.
"Sudah Kita bawa ke Polda Metro Jaya, kita masih tunggu hasil dari petugas di lapangan, masih terus mendatakan apa hasil kegiatan yang baru saja kita laksanakan," ujarnya.
Kepolisian juga mengamankan satu orang yang menyerang dan melukai seorang petugas polisi dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai.
Baca Juga: Wagub DKI ke Simpatisan Rizieq: Demo Hak Warga, Tapi Sekarang Ada Pandemi
Beberapa ormas, seperti Persaudaraan Alumni 212, FPI, dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama unjuk rasa di sekitar di Istana Merdeka, Jakarta.
Pengunjuk rasa menyampaikan tuntutan pembebasan Habib Rizieq Shihab dan usut tuntas kematian enam pengawal Habib Rizieq.
Polda Metro Jaya menegaskan tidak mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan yang diperlukan sebagai izin untuk menggelar unjuk rasa.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
BRI Peduli Gelar BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, Berikan Pembekalan Kewirausahaan
-
Kabel Sinyal Whoosh Dicuri, Perjalanan Kereta Cepat Sempat Terganggu, 6 Orang Ditangkap
-
KPK Usut Korupsi Iklan Bank BJB, Eks Aspri Ridwan Kamil dan Pejabat BJB Dipanggil
-
Jelang Hadapi Bangladesh, Erick Thohir Minta Timnas Indonesia Fokus dan Kerja Keras
-
Timnas Ditahan Imbang Malaysia, Erick Thohir Buka Suara Soal Suporter Gaungkan Nama Shin Tae-yong