SuaraJabar.id - Bahu jalan di Jalan Nasional ruas Surade-Tegalbuleud ambrol terbawa longsor di kawasan perkebunan karet di Kampung Gerenel, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi.
Pengendara yang melintas di jalan itu diminta untuk berhati-hati. Pasalnya, bahu jalan yang ambrol bertambah luas.
Menurut warga, longsor yang terjadi pada Desember itu disebabkan hujan yang terus menerus mengguyur pada akhir tahun 2020 itu.
"Pertama kali melihat jalan tersebut longsor pada bulan Desember, saat hujan," kata warga Desa Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, Dede Saripudin kepada Sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com, Selasa (12/1/2021).
Sampai saat ini, kata Dede, belum ada penanganan. Sehingga luasnya bahu jalan yang Ambrol itu semakin meluas.
"Sekarang panjangnya diperkirakan 7 - 10 meter, dengan kedalaman 1 atau 2 meter," tandasnya.
Keadaan ini begitu rawan bagi pengendara kendaraan karena longsor itu berada di tikungan jalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
MBG Hadirkan Pekerjaan dengan Pendapatan Layak untuk Warga Lokal
-
7 Fakta Kelam Kasus Rudapaksa Karawang: Saat Rasa Percaya Berujung Trauma Mendalam
-
Aksi 'Kucing-kucingan' Truk Sumbu 3 di Sukabumi: 75 Armada Terjaring Penyekatan Saat Arus Balik
-
Lautan Manusia di Pangandaran: 250 Wisatawan Terpisah dari Keluarga hingga Teror Kehilangan Barang
-
Darah di Balik Botol Intisari: Cekcok 'Kurang Bayar' Berujung Maut di Lingkar Selatan Sukabumi