SuaraJabar.id - Seorang pria belur di hajar massa di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu, Cianjur. Pria berinisial YM (45) diduga melakukan pencurian sepeda motor. Ia ditangkap setelah menabrak seorang anak kecil.
Informasi yang diperoleh, peristiwa terjadi pada Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya salah satu pelaku turun dari sepeda motor yang berpura-pura menanyakan jalan menuju Cibeber.
Sesaat kemudian pelaku mengambil sepeda motor Scoopy F 5453 XS yang sedang terparkir di depan warung karena kuncinya tergantung.
Warga yang mengetahui mengejar pelaku dan ditangkap setelah seorang anak di Jalan Bojongsari, Kampung Pajagan, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukaluyu.
Pemilik motor bernama Uus (50) mengaku, saat itu ia sedang mengobrol di sebuah warung di pinggir jalan. Sepeda motornya diparkir tepat di sampingnya.
"Motor diparkir tepat di samping, hanya berjarak satu meter. Namun, saat itu saya lupa mencabut kuncinya," kata Uus.
Tiba-tiba datang dua orang menggunakan sepeda motor. Salah satunya turun dan berpura-pura menanyakan jalan menuju Kecamatan Cibeber.
"Setelah saya menunjukan jalannya, pelaku membawa motor saya yang terparkir. Saat itu, saya sontak berteriak sehingga warga dan pengendara yang berada di lokasi langsung mengejarnya," ujar dia.
Kepala Puskesmas Sukaluyu, dr Nurul Hadie, membenarkan adanya warga dan polisi membawa pelaku pencurian sepeda motor yang babak belur.
Baca Juga: Pria Jual Istri ke Orang Lain Lewat Twitter lalu Berhubungan Seks Bertiga
"Korban yang tertabrak hanya luka lecet dan sudah bisa pulang kembali. Pelaku mengalami wajah dan tubuhnya mengalami memar akibat pukulan," kata Nurul, kepada wartawan, Sabtu (16/1/2021).
Pelaku hanya mengalami lemas lantaran kondisi takut banyak warga yang mengepungnya, sehingga berpura-pura pingsan.
"Pelaku sudah bisa berjalan lagi dan sudah dibawa pihak Polsek Sukaluyu," jelasnya.
Kanit Reskrim Polsek Sukaluyu, Itpu Sugeng Wijianto mengaku masih belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya usai dihakimi massa.
"Untuk sementara pelaku dimasukkan terlebih dahulu ke tahanan di Mapolsek Sukaluyu. Kalau sudah membaik baru kami tindak lanjuti," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang