Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Kamis, 28 Januari 2021 | 15:56 WIB
Tepat di bawah Gunung Batu ini dilewati oleh Sesar Lembang. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

"Emak coba merangkak, tapi asa berat badan juga, kaku. Terus anak emak masuk lagi buat nolong, emak dibopong keluar," terangnya.

Ia selamat dan anggota keluarganya selamat. Hanya rumahnya saja yang mengalam kerusakan, seperti retak-retak pada bagian tembok. Eni berharap peristiwa 10 tahun silam itu tidak terjadi lagi.

"Emak mah berdoa saja mudah-mudahan gak ada lagi gempanya," katanya.

Sementara itu, Engkom (79), adik dari Eni menuturkan, saat kejadian dirinya tengah beristirahat di rumah sederhananya yang saat itu diisi lima orang. Tiba-tiba saja ia merasakan lantai seperti amblas.

Baca Juga: Jawa Barat Gempa 6,8 SR dan Bendungan Jebol Jika Sesar Lembang 'Ngamuk'

"Emak kan waktu itu emang udah bongkok, emak nyelamatin diri dibopong anak. Nyelamatin diri ke luar rumah," ujarnya.

Sebelum keluar menyelamatkan diri, ia melihat kerikil dari tembok dan barang-barang seperti piring, gelas dan sebagainya berjatuhan.

"Iya pada jatuh. Iya takut mudah-mudahan gak ada lagi," tandasnya. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Load More