SuaraJabar.id - Ghatan Saleh Hilabi (GSH) menyangkal jika narkotika jenis ganja seberat 5 kilogram lebih yang diamankan bersama ia dan rekannya berinisial F merupakan milikya.
Padahal kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat mengatakan, rekan GSH berinisial F mengatakan jika sebagian ganja itu merupakan milik GSH.
"Pengakuan dari Farhan (yang turut diamankan bersama GSH) menyebut jika ganja itu sebagian milik Ghatan," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jabar Kombes Pol Rudy Ahmad Sudrajat, saat ditemui di Mapolda, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (8/2/2021).
Meski sudah ada pengakuan itu, Rudy mengatakan mantan suami Dina Lorenza itu belum mengakuinya. Ia masih beralasan barang tersebut bukanlah miliknya.
"Tapi dia masih menyangkal kalau itu bukan punya dia," kata dia.
Rudy belum dapat menyimpulkan, apakah Ghatan mengedarkan ganja tersebut atau tidak. Pihaknya masih mendalami hal tersebut.
"Untuk itu belum yah, masih di dalami," terang dia.
Terkait kepemilikan senjata api, Rudy menyebut hal itu tengah dalam penyelidikan. Untuk itu, Satreskrim Polres Purwakarta telah ditunjuk untuk mendalami kepemilikan senjata api jenis Glock milik Ghatan.
Soal adanya rencana pengajuan penangguhan penahanan terhadap Ghatan, Rudy mengatakan sampai saat ini, pihaknya, belum mendapat adanya kabar penangguhan tersebut. Namun dipastikan Rudy, pihaknya tidak bakal memberi penangguhan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika.
Baca Juga: Purwakarta Bencana Tanah Bergerak, Banyak Rumah Rusak Berat
"Tidak ada (penangguhan) terus berlanjut," tegasnya.
Pada berita sebelumnya, polisi membenarkan Ghatan Saleh Hilabi (GSH), yang merupakan mantan Suami Dina Lorenza, ditangkap karena kedapatan miliki narkotika.
Dia diamankan di Kecamatan Wanayasa, Purwakarta pada Rabu (3/2/2021) dini hari lalu.
"Iya mantan suaminya itu (Dina Lorenza), diamankan," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Ardimulan Chaniago, saat dihubungi via ponselnya.
Ghatan diamankan bersama dengan pria berinisial F yang belakang diketahui bernama Farhan dengan barang bukti ganja dalam kemasan bal seberat 5,580 kilogram dan sabu seberat 0,49 gram.
Polisi juga amankan senpi satu pucuk merek glock 17 Austria, serta eluru Cal 9 milimeter sebanyak 73 butir, yang diketahui milik Ghatan.
Berita Terkait
-
Bukan Konten Joget, 4 Bocah Ini Pilih Bersihkan Selokan hingga Dijuluki Pandawara Cilik
-
Tragedi Jumat Dini Hari di Tol Cipularang: Pikap Hantam Kendaraan Misterius, 2 Tewas
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
5 Fakta Kematian Misterius Satpam di Waduk Jatiluhur: Ditemukan dengan Tangan Terborgol
-
Menteri PPPA Sentil Lagu Om Zein: Pengalaman Biologis Perempuan Bukan Bahan Candaan!
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
The Papandayan Jazz Fest 2026 Sukses Satukan Musik, Budaya, dan Generasi Melalui "Sound To The Soul"
-
KPK Peringatkan Menteri ATR Nusron Wahid Tak Ulur Waktu di Kasus Korupsi Summarecon
-
Nekat! Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Disulap Jadi Sarang Judi Online
-
Pemkot Bandung Tegaskan PKL Tetap Boleh Jualan, Tapi Ada Syaratnya
-
Temukan Sederet Pelanggaran Higienitas di 88 Seoul, Pemkot Bandung Isyaratkan Sanksi Penutupan