SuaraJabar.id - Bahtera rumah tangga yang dijalani Jelita dan Joni (nama samaran) hanya bertahan sekitar dua tahun. Jelita sudah tak tahan lagi dengan kelakuan suaminya yang sok keren main cewek sana-sini.
Jelita, warga Kelurahan Cibabat, kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi itu sudah tak kuat dengan kelakuan Joni yang belaga seperti belum berumah tangga dan tak tau diuntung. Padahal istrinya cantik jelita dan mandiri.
Permasalahan rumah tangga keduanya sejak awal memang sudah tampak, di mana Jelita masih setengah hati untuk menerima pinangan Joni. Ditambah lagi keluarganya belum sepenuhnya merestui.
Perasaannya semakin berat untuk menikah lantaran Joni belum memiliki pekerjaan yang jelas. Kemudian Jelita juga masih ingin menikmati pekerjaannya di salah satu pabrik di Kota Cimahi.
Hingga akhirnya keduanya mengakhiri masa pacaran selama hampir tiga tahun dengan pernikahan pada 7 April 2019. Saat itu usia Jelita masing sangat belia, yakni 19 tahun. Sementara Joni 25 tahun.
"Padahal memang aku target nikah usia 23 tahun, tapi terpaksa nerima pinangan," ujar Jelita saat ditemui di Pengadilan Agama Kota Cimahi, belum lama ini.
Berharap pernikahannya sakinah, mawadah marohmah, namun yang terjadi bukan terang kebahagiaan. Malah bahtera rumah tangganya mulai nampak suram sepekan setelah menikah.
Joni mulai mengunci ponselnya. Lagaknya seperti pria lajang, sukanya chat dengan perempuan lain. Bahkan, Jelita kerap dibohongi bahkan tidak diberikan nafkah yang layak.
"Aku contohin, seminggu dulu dia misal dapat Rp 700 ribu, yang dikasih ke aku cuma Rp 100 ribu," ujar Jelita yang kini berusia 23 tahun.
Baca Juga: Rachel Vennya Jengkel Dituding Cerai Settingan: Dikira Hidupku Sinetron?
Jelita semakin berang ketika tau suaminya ternyata memiliki kebiasaan buruk lainnya. Seperti minum alkohol yang memabukan. Hal yang sangat tidak disukainya. Ada hal buruk lainnya yang tak bisa diungkap Jelita soal kelakukan Joni.
Jelita semakin merasa tidak dihargai ketika mertuanya malah selalu membela Joni. Padahal prilakunya sama sekali tidak mencerminkan sebagai seorang imam dalam rumah tangga.
Konlfik pun selalu menjadi makanan sehari-hari rumah tangga Jelita dan Joni. Seolah tidak pernah reda, malah semakin terlihat suram. Joni tak pernah berubah, selalu saja berbuat seenaknya.
"Iya kayanya berantem terus. Anehnya mertua malah ngebelain terus," tutur perempuan berkerudung itu.
Jelita akhirnya tak tahan lagi. Ia memutuskan pisah ranjang, lalu pulang ke rumah orang tuanya. Bukannya memperbaiki hubungan, Joni malah memanfaatkannya dengan asik main perempuan lain.
"Aku kerja, pisah ranjang, dia mah enak main sama cewek," ucapnya.
Berita Terkait
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
Tak Semua Orang Tua Layak jadi Figur Ayah-Ibu, Kisah Getir Cinta untuk Nala
-
Singgung Pengkhianat, Dewi Perssik Ikut Nimbrung Komentari Perceraian Angga Wijaya?
-
Bukan Masalah Orang ke-3 dan Ekonomi, Nurul Kamaria Ungkap Alasan Cerai dari Angga Wijaya
-
Tasya Farasya Ungkap Alasan Pakai Baju Kuning saat Sidang Cerai, Awalnya Siapkan Abu-Abu
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Babak Baru Kasus Nizam: Ibu Tiri Layangkan Praperadilan, Gugat Status Tersangka di PN Cibadak
-
Istigasah di Ciamis, Ulama: Penegak Hukum Diminta Berani Bongkar Kasus KM 50
-
Imbas Konflik Global, Harga Kantong Plastik hingga Besek di Sukabumi Naik Drastis 70 Persen
-
Istighotsah Cirebon, Ulama: Jangan Biarkan Kasus KM 50-Vina Menggantung!
-
Fakta dan Korban Jembatan Putus di Sukabumi, Warga Hendak Ikut PAW Kades Jadi Korban