- Pemkab Bogor di bawah Rudy Susmanto berhasil membangun dan meningkatkan infrastruktur jalan sepanjang 516,83 kilometer tahun pertama.
- Pembangunan jalan merata mencakup Bogor Barat dan Timur, bertujuan memperlancar logistik, perdagangan, serta membuka pusat ekonomi baru.
- Selain jalan, Pemkab juga menyelesaikan 499 meter jembatan, 20 kilometer drainase, serta fasilitas air bersih 2.631 rumah.
SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi (Jaro Ade) mencatat rapor pembangunan yang sangat positif.
Sepanjang tahun pertama masa kepemimpinannya, Pemkab Bogor berhasil membangun dan meningkatkan infrastruktur jalan sepanjang 516,83 kilometer.
Angka fantastis ini menjadi tonggak percepatan pembangunan dan penguatan fondasi ekonomi daerah, menunjukkan komitmen luar biasa untuk kemajuan Bumi Tegar Beriman.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Infrastruktur yang memadai diyakini mampu menurunkan biaya logistik, mempercepat arus perdagangan, serta mendorong lahirnya pusat-pusat ekonomi baru di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
Pembangunan jalan Kabupaten Bogor terus dilakukan secara merata di seluruh wilayah, membuktikan komitmen bahwa pembangunan tidak terpusat, melainkan menjangkau seluruh penjuru daerah.
Bogor Barat
Pembangunan dan peningkatan ruas jalan digencarkan untuk membuka akses wilayah pertanian, pertambangan rakyat, dan kawasan permukiman yang berkembang pesat.
Mencakup Parung Panjang, Rumpin, Cigudeg, Nanggung, hingga Gunung Sindur, yang selama ini membutuhkan penguatan infrastruktur.
Baca Juga: Tergiur Gaji Besar, Belasan Warga Jabar Terjebak Sindikat TPPO di NTT
Bogor Timur
Pembangunan jalan juga berjalan simultan guna mendukung konektivitas antar kecamatan serta memperlancar mobilitas masyarakat.
Capaian pembangunan ini meliputi "pembangunan dan rekonstruksi jalan di berbagai wilayah guna meningkatkan konektivitas antar kecamatan, "memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka akses ekonomi masyarakat hingga ke wilayah pelosok.
Sejumlah ruas strategis yang telah dituntaskan di antaranya:
- Jalan Sukamakmur–Arca (menghubungkan Bogor dengan Cianjur)
- Jalan Puncak Dua Sukawangi
- Jalan Lingkar Singajaya–Cibodas
- Jalan Cibucil Sukamaju
- Jalan Poj Perum Asabri di Kecamatan Jonggol
- Jalan Tambang, Jalan Malasari (Nanggung), Jalan Lebak, serta Jalan Sukamakmur sebagai akses vital mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian).
Selain itu, pemerintah juga merealisasikan pembuatan drainase Jonggol–Sukamakmur, pembangunan Jembatan Ciranjaya di Tanjungsari, serta rekonstruksi Jalan Weninggalih–Balekambang di Kecamatan Jonggol.
Pembangunan jalan desa turut dilakukan melalui program Satu Miliar Satu Desa, yang mendorong percepatan infrastruktur dasar di tingkat desa agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Tag
Berita Terkait
-
Tergiur Gaji Besar, Belasan Warga Jabar Terjebak Sindikat TPPO di NTT
-
Tegur Remaja Tawuran, Pria di Karawang Tewas Dibacok Celurit
-
Anti Macet! Jalur Pantura dan Pansela Jawa Jadi Rekomendasi Alternatif Mudik Lebaran 2026
-
Truk Tangki Terbakar Hebat di KM 185 Arah Cirebon, Lalin Sempat Dialihkan
-
300 KK Terdampak Luapan Sungai Citalahab, Bupati Ciamis Desak Perbaikan DAS Cepat
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tanpa Sertifikasi, Ali Tatto Sulam Sebut Pesolek Talenta Lokal Susah Tembus Pasar Global
-
Dari Alun-alun Tegar Beriman Hingga CFD, Ini Sederet Panggung Baru Seniman Bogor
-
Kabupaten Bogor Siap Miliki Embarkasi Haji Mewah Megah Serupa Zamzam Tower
-
Bupati Bandung Sediakan Pinjaman Modal Rp10 Juta Tanpa Bunga dan Jaminan
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas