- Pemkab Bandung melalui BPR Kerta Raharja menyalurkan pinjaman modal bertahap tanpa bunga dan jaminan.
- Program permodalan ini bertujuan membantu pelaku usaha menghindari pinjaman informal dan mendorong kemandirian bisnis.
- Bupati Dadang Supriatna juga mengajak masyarakat patuh membayar pajak guna mendukung pembangunan dan pelayanan publik.
SuaraJabar.id - Pemerintah Kabupaten Bandung memfasilitasi program Pinjaman Modal Bergulir Tanpa Bunga dan Tanpa Jaminan bagi pelaku usaha masyarakat melalui BPR Kerta Raharja. Program ini menyediakan plafon pembiayaan secara bertahap mulai dari Rp2 juta hingga Rp10 juta.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan pada Minggu bahwa sistem penyaluran bertahap ini dirancang untuk mendorong kemandirian usaha warga. Tahap pertama dimulai dengan plafon Rp2 juta, yang dapat meningkat menjadi Rp5 juta hingga Rp10 juta apabila usaha dinilai berkembang dan layak.
"Tahap awal Rp2 juta, lulus Rp5 juta, sampai Rp10 juta tanpa bunga dan tanpa jaminan," kata Dadang di Bandung dilansir dari Antara.
Dadang mengatakan penyediaan akses pembiayaan tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh tambahan modal usaha sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pinjaman informal yang dapat membebani warga.
Terlebih, Data Satu Data Kabupaten Bandung mencatat sebanyak 1.999 UMKM mendapatkan fasilitasi kegiatan pemberdayaan UMKM pada 2025.
"Kenapa? Untuk menghindari warga masyarakat pinjam kepada bank emok," ujarnya.
Selain program permodalan, Dadang mengajak masyarakat meningkatkan kepatuhan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebagai salah satu sumber pendapatan daerah untuk mendukung pembiayaan pembangunan.
Menurut dia, penerimaan pajak yang dihimpun pemerintah daerah akan dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, pelayanan publik, serta program peningkatan kesejahteraan.
"Pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan berbagai program pelayanan. Karena itu, mari kita bersama-sama meningkatkan kesadaran membayar pajak," katanya.
Baca Juga: Laptop Bisnis Flagship Terbaru Hadir di Bandung, Bawa AI 50 TOPS dan Layar 1.400 Nits
Pemkab Bandung berharap akses pembiayaan tanpa bunga dan tanpa jaminan tersebut dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di daerah.
Berita Terkait
-
Laptop Bisnis Flagship Terbaru Hadir di Bandung, Bawa AI 50 TOPS dan Layar 1.400 Nits
-
Tolic Wanti-wanti Rival: Ketika Semua Menyatu, Persib Bakal Jadi Tim Luar Biasa
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Duka Bintang Persib: Rumah Orang Tua Saddil Ramdani Ludes Terbakar di Muna Barat
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Sabun Kojie San untuk Wajah atau Badan? Simak Kegunaan dan Kandungannya
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Ikano Unpad Desak Reformasi Hukum Notaris Hadapi Ancaman AI dan Cyber Notary
-
Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar
-
Bukan MBG, Ratusan Orang di Bandung Diduga Keracunan Makanan Ini, Polisi Turun Tangan
-
Jeritan Ojol Hingga Buruh di Bogor Dalam Bayang-bayang Angka Kemiskinan
-
The Papandayan Jazz Fest 2026 Sukses Satukan Musik, Budaya, dan Generasi Melalui "Sound To The Soul"